Suharto alias Alex korban tewas yang ditemukan di Sumedang. Foto: Ist/Kriminologi.id

Sopir Grab Tewas Dirampok, Keluarga Curiga Suara Alex Janggal

Estimasi Baca:
Kamis, 2 Ags 2018 08:55:16 WIB

Kriminologi.id - Soeharto alias Alex (31) sopir taksi online yang ditemukan tewas di lahan Perhutani Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, sempat menerima telepon dari pihak keluarga. Namun pihak keluarga merasa janggal karena saat dihubungi suara Anto seperti dalam tekanan. Selain itu, Anto membagikan lokasi terakhir korban kepada salah satu kerabat.

Kondisi korban yang kerap disapa Anto sebelum tewas itu diceritakan oleh Maulana (29), salah satu kerabat Anto. Kata Maulana, pada Senin sore, 30 Juli 2018, Anto mendapat orderan dari wilayah Bekasi Timur menuju Subang, Jawa Barat, dengan bayaran sebesar Rp 800 ribu.

Sekitar pukul 18.16 WIB, Anto kemudian menghubungi Kamil dan membagikan lokasi melalui aplikasi pesan Whatsapp. Menurut Maulana, saat itu diketahui keberadaan Anto di kawasan Subang, Jawa Barat.

"Dia juga kirim pesan, ‘Kalau ada apa-apa ini TKP-nya bro, gua kejebak’ isi chat-annya begitu bang," kata Maulana saat dikonfirmasi, Rabu malam, 1 Agustus 2018.

Kamil yang curiga kemudian berusaha menelepon Anto, namun tak ada respon. Kamil dan Anto yang juga tergabung dalam sebuah komunitas, kemudian menghubungi perwakilan komunitas tersebut di Subang untuk mencari keberadaan Anto.

"Semua pada hubungin dan cari Anto, tapi gak ada hasil," katanya.

Menurut Maulana, sekitar pukul 20.30 WIB, telepon Kamil bisa dihubungi. Panggilan telepon tersebut kemudian dijawab Anto yang saat itu menurut Kamil terlihat janggal.

"Kata Anto, saya gak apa-apa bro, abis itu udah gak bisa dihubungin lagi. Keluarga sama temen-temen juga panik," katanya.

Kabar tersebut ternyata merupakan kabar terakhir Anto sebelum Polres Sumedang menemukan jenazah anto di lahan Perhutani Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

"Dapet kabar mas Anto udah gak ada, ditemuin tewas sama warga di semak-semak daerah Sumedang, ada luka di bagian leher, wajah dan kepala," kata Maulana.

Saat ini jenazah Anto telah dimakamkan di Tempat Pemakamam Umum (TPU) Mangun Jaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi pada Rabu, 1 Agustus 2018 pagi.

Diberitakan sebelumnya, seorang sopir Grab Car bernama Suharto alias Alex ditemukan tewas di lahan Perhutani, Jalan Buahdua Sanca Blok Perhutani, Blok Cinambo, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. 

Warga sekitar menemukan mayat korban dalam kondisi luka bekas cekikan di bagian leher dan wajah penuh luka lebam. Luka lebam di sekitar wajah korban diduga bekas penganiayaan menggunakan benda tumpul. 

Saat ditemukan, korban mengenakan kaos warna putih hitam bertuliskan Senior High School Bani Taowa Bekasi. Korban mengenakan bawahan celana jeans hitam. AS

Reporter: Rahmat Kurnia
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500