Ruang perawatan korban penembakan di pintu Tol Pasteur, Foto: Arief Pratama/Krimonologi.id

Sosok Hani Korban Penembakan Pasteur, Buruh Pabrik Sering Pulang Malam

Estimasi Baca:
Senin, 3 Sep 2018 15:15:29 WIB

Kriminologi.id - Hani Nurafiyah (21), wanita korban penembakan tol Pasteur Bandung sempat bekerja sebagai  buruh pabrik garmen. Setelah berhenti kerja awal 2018 lalu, Hani kerap keluyuran bersama teman-temannya.

Ia sering disamper teman kerjanya dulu ke rumah dan pulang hingga larut malam. 

"Sering main ke Purwakarta, itu biasa pulang jam 11 jam 12 malam. Kalau sampai gak pulang belum pernah, baru malam Jumat ini," ujar Asep Hermawan. 

Asep menceritakan kalau Hani pernah bekerja sebagai buruh pabrik garmen. Hanya saja, saat awal tahun 2018 Hani sudah tidak bekerja lagi. 

"Dulu sempat kerja di pabrik garmen, dan kemarin awal tahun 2018 berhenti,"  ujar Asep di Rumah Sakit Dokter Hasan (RSHS) Bandung, Senin, 3 September 2018.

Meski kerap melihat anaknya dijemput teman-temannya, Asep mengaku tak mengenal begitu baik rekan anaknya itu. Ia hanya melihat mereka saat menjemput putrinya itu ke rumah.

"Teman pas udah kerja, bukan teman sekolah," katanya.

Asep menjelaskan, saat Kamis, 30 Agustus 2018 malam lalu, anaknya hanya berpamitan untuk pergi ke Purwakarta. Hani dijemput dua teman wanitanya menggunakan sepeda motor.

Penembakan yang menimpa Hani terjadi setelah keributan di dalam Shelter Cafe & Bar, Bandung. Kerbutan ini diduga menjadi pemicu aksi penembakan oleh pria tak dikenal hingga menembus leher Hani.

Awalnya sembilan orang dari Purwakarta mengendari dua mobil menuju Bandung. Rombongan ini masuk ke Shelter Cafe dan Bar di Jalan Sulanjana Nomor 14, Tamansari, Bandung Wetan, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis, 30 Agustus 2018 pukul 22.30 WIB.

Tak berapa lama di dalam kafe, beberapa anggota rombongan tersebut yakni Salim dan Mahmudi terlibat pertengkaran dengan dua orang tidak di kenal di parkiran. Beruntungnya pertengkaran dapat dilerai penjaga parkir.

Keduanya pun kembali masuk kafe. Pada pukul 03.40 WIB, rombongan dua mobil tersebut meninggalkan kafe dan hendak pulang ke Purwakarta.

Namun, baru beberapa meter di pintu Tol Pasteur, orang tidak dikenal menembak dari arah belakang. Tembakan tersebut mengenai leher Hani, salah satu penumpang di dalam mobil Avanza yang dikendarai Salim.

Saat itu, Hani duduk di sebelah kiri penumpang barisan kedua. Posisi para penumpang adalah, Salim sebagai sopir, Mahmudi samping kiri sopir. Di belakang Mahmudi ada Hani.

Di samping kanan Hani ada Bela, dan di samping kanan Bela atau di belakang Salim (sopir) itu Mita. Korban Hani sempat dirawat di RS Dustira TNI Cimahi dan dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandung.

Reporter: Arief Pratama
Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500