Ibu korban gempa melahirkan di tenda darurat dibantu tim Pusdokkes Polri

Tiga Ibu Hamil Korban Gempa Terpaksa Melahirkan di Tenda Darurat

Estimasi Baca:
Kamis, 9 Ags 2018 09:30:38 WIB

Kriminologi.id - Ibu hamil korban gempa Lombok terpaksa melahirkakn di tenda darurat Rumah Sakit Bhayangkara Polda Nusa Tenggara Barat atau NTB, Mataram, Rabu, 9 Agustus 2018. 

Proses persalinan ketiga ibu hamil itu berjalan lancar dengan bantuan Tim Pusdokkes Polri yang tiba di Lombok. 

Adapun ketiga ibu hamil tersebut adalah Nabila, melahirkan bayi perempuan pada pukul 14.25 WITA dengan berat 3,4 kilogram dan tinggi 50 centimeter.

Ibu korban gempa melahirkan di tenda darurat
Pimpinan tim Kesehatan Pusdokkes Polri, AKP dr Utomo Budidarmo, SpOG, M.Kes menggendong bayi di samping ibunya yang baru saja menjalankan proses persalinan secara normal di tenda darurat. 

Indriani, melahirkan bayi laki-laki pada pukul 14.30 WITA dengan berat 3,3 kilogram dan tinggi 50 centimeter dan Hartati, melahirkan bayi perempuan pada pukul 17.30 WITA dengan berat 3,4 kilogram dan tinggi 50 centimeter.

Tenda darurat dipilih mengingat seluruh fasilitas umum terutama rumah sakit lumpuh total akibat besarnya guncangan gempa berkekuatan 7.0 SR.

"Berkat kekuatan dan ketabahan para korban dalam hal ini ibu hamil yang berusaha menjaga diri dan bayinya, akhirnya mereka bisa melahirkan secara normal dengan keadaan ibu dan bayinya sehat," ujar Pimpinan membuat Tim Kesehatan Pusdokkes, AKP dr Utomo Budidarmo, SpOG, M.Kes. 

Suasana suka cita menyelimuti keluarga dan seluruh masyarakat yang turut menyaksikan proses persalinan ketiga bayi di tengah duka pasca gempa besar yang melanda Lombok.

Sebelumnya Polri telah menerjunkan 460 personel yang tergabung dalam Satgas Operasi Aman Nusa II. Satgas itu terdiri dari anggota Brimob dan petugas kesehatan untuk memberikan bantuan tambahan personel kepada Polda NTB pasca gempa yang mengguncang minggu lalu.

Redaktur: Syahrul Munir
Sumber: Tribratanews.com
KOMENTAR
500/500