Ilustrasi penembakan. Foto: unsplash.com

Tiga Nelayan Pencari Kerang Diberondong 20 Tembakan, 1 Tewas

Estimasi Baca:
Senin, 10 Sep 2018 17:55:55 WIB

Kriminologi.id - Seorang nelayan kerang warga Kota Tanjungbalai tewas dan dua nelayan lainnya terluka pada bagian pelipis dan kaki setelah diberondong tembakan oleh orang tak dikenal di kawasan Pulau Halang, Bagan Siapi-api, Kepulauan Riau pada Minggu, 9 September 2018.

Informasi dihimpun di RSUD Dr. Tengku Mansyur, Senin, 10 September 2018, nelayan yang meninggal dunia adalah Suharsono alias Manggor (38). Korban warga Jalan Terisi, Lingkungan II, Kelurahan Pematang Pasir, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai tersebut tewass akibat luka tembakan di bagian dada.

Korban lainnya, Irwansyah (31) luka di paha kanan dan Agus (32) luka di bagian pelipis kanan. Keduanya merupakan warga Jalan Rel Kereta Api Lingkungan II, Kelurahan Pematang Pasir.

"Belum diketahui penyebab luka tersebut. Untuk memastikannya harus dilakukan autopsi baik kepada jenazah maupun kedua korban lainnya," kata Subroto, Kepala Tata Usaha RSUD Dr. Tengku Mansyur.

Sementara itu, rekan korban yakni Ikif (24) menjelaskan, kejadian penembakan yang mereka alami terjadi Minggu, 9 September 2018, sekitar pukul 22.00 WIB, saat 11 orang nelayan sedang mengambil kerang di kawasan Pulau Halang, Bagan Siapi-api, Kepulauan Riau.

Sebelum OTK itu menembak mereka, kapal bermotor Berkah Sari Gt-15 milik Ibu Omsih dan dinakhodai Sumpel telah dikejar oleh perahu bermotor yang tidak diketahui.

"Kami sempat dikejar. Begitu dekat kami disorot dengan lampu suar dan langsung diberondong yang diperkirakan mencapai dua puluh kali tembakan," ujar Ikip yang tampak masih trauma.

Ia melanjutkan, korban yang tertembak dibawa menuju ke Lanal Bagan Siapi-api, Kepulauan Riau dibantu beberapa nelayan untuk melaporkan kejadian tersebut.

Korban kemudian meninggal dibawa ke Panipahan dan dilarikan ke rumah sakit Tanjungbalai.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai membenarkan adanya kejadian dugaan penembakan nelayan kerang warga Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai.

Menurut Irfan, sesuai laporan dari anggota polisi yang ada di lapangan, setelah mendapat persetujuan pihak keluarga korban, yang meninggal yakni Suharsono dibawa ke salah satu rumah sakit di Siantar untuk dilakukan autopsi. Dua korban terluka dirujuk ke Rumah Sakit Brimob Polda Sumatera Utara.

"Apa motif sebenarnya kami masih belum mengetahui pasti. Menurut Informasi yang dimpun, sejumlah saksi yang merupakan ABK sedang dimintai keterangan oleh pihak kepolisian di Kepulauan Riau," ujar Irfan Rifai.

Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Achmad Sakirin
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500