Rekontruksi kasus penembakan jalan Pasteur, Bandung. Foto: Arief Pratama/Kriminologi.id

Tim Dokter Pantau Kondisi Otot Korban Penembakan Jalan Pasteur Bandung

Estimasi Baca:
Selasa, 4 Sep 2018 14:50:35 WIB

Kriminologi.id - Hani Nurafiyah (21) korban penembakan di jalan Pasteur, Bandung, Jawa Barat sudah mulai membaik. Alat bantu nafas ventilator di tubuhnya pun telah dilepas. 
 
Hani telah menjalani operasi pengangkatan proyektil yang bersarang di lehernya, Sabtu, 1 September 2018. 

Kepala IGD (instalasi gawat darurat) RSHS Bandung, dokter Dodi Tavianto menjelaskan Hani sudah dipindahkan ke ruangan di Hi Care Unit. Hani sudah bisa berbicara walaupun belum maksimal. 

"Sudah bisa makan makanan lunak dan minum ya," ujar dokter Dodi, Selasa, 4 September 2018.

Dodi menambahkan, tim dokter saat ini, terus memantau kelemahan tangan dan kaki korban yang menurun kekuatannya.

"Jadi kami masih memantau kekuatan tangan 2 dan kaki 0 ini, terus dipantau,' terangnya.

Saat ditanya kemungkinan terjadi kelumpuhan, Dodi menyatakan belum bisa menyimpulkan.

"Saraf itu memang susah diprediksi ya, kasus Hani ini harus menjalani Fisioterapi jika sudah pulih kondisinya secara umum, namun otot tangan dan kaki masih mengalami kelemahan ya Fisioterapi,"paparnya.

Dodi menegaskan, bahwa kondisi kelemahan otot tangan dan kaki Hani, terjadi bukan pascaoperasi.

"Jadi korban Hani ini saya tegaskan sekali lagi, bahwa otot tangan dan kakinya lemah saat tiba di UGD RS HS Jumat siang jam 12.25 WIB sudah lemah kondisi otot tangan dengan skala 2 dan kaki dengan skala 0," tegasnya.

Reporter: Arief Pratama
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500