Kapolres Ketapang AKBP Sunario. Foto: Tribratanews

Viral Kantor Polisi Bersama RI-Tiongkok, Kapolres Ketapang Dicopot

Estimasi Baca:
Jumat, 13 Jul 2018 14:00:14 WIB

Kriminologi.id - Mabes Polri mencopot Kapolres Ketapang AKBP Sunario dari jabatannya. Pencopotan itu dilakukan menyusul beredarnya gambar plakat bertuliskan Kantor Polisi Bersama antara Polres Ketapang dengan Kepolisian Tiongkok di media sosial.

"Kapolres Ketapang dibebastugaskan dari jabatan yang sekarang karena apa yang dilakukan Kapolres tidak sesuai dengan mekanisme yang ada di Polri, di mana ada kerja sama dengan negara lain atau polisi negara lain," kata Karopenmas Mabes Polri Brigjen Muhammad Iqbal melalui pesan singkat kepada wartawan, Jumat, 13 Juli 2018.

Kantor polisi bersama

Iqbal mengatakan Sunario dicopot sebagai Kapolres Ketapang dan dimutasi ke Polda Kalbar untuk diperiksa terkait kasus ini. Pencopotan Sunario termuat dalam Surat Telegram bernomor ST/1726/VII/KEP./2018 tertanggal 13 Juli 2018 yang ditandatangani oleh Asisten SDM Kapolri Irjen Arief Sulistyanto.

Posisi Sunario selanjutnya diisi oleh AKBP Yury Nurhidayat yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Singkawang

Sebenarnya Sunario telah mengklarifikasi beredarnya gambar plakat bertuliskan Kantor Polisi Bersama itu. Dalam sebuah video ia menjelaskan duduk perkara beredarnya plakat tersebut.

"Saya mengklarifikasi di kabupaten Ketapang sampai saat ini tidak ada kantor polisi bersama antara Kepolisian Shuzou dan Polres Ketapang yang ada di kabupaten Ketapang," ujar Sunario memberi klarifikasi melalui video yang diunggah di laman Facebook Polres Ketapang Kalbar.

Sunario menuturkan, yang terjadi adalah pihak kepolisian Tiongkok mengajak kerjasama antara Kepolisian Resor Suzhou dengan Polres Ketapang.

Namun saat itu pihak Polres Ketapang telah menjelaskan bahwa kerjasama itu harus dilakukan dengan Mabes Polri dan tidak bisa melalui Polres Ketapang langsung.

"Dan plakat ini yang telah beredar di media sosial itu tidak benar," kata Sunario.

Sunario menambahkan, plakat tersebut sejatinya adalah sebuah contoh yang diajukan oleh Kepolisian Tiongkok apabila terjadi kesepakatan antara kedua belah pihak.

Begitupun soal kantor polisi bersama seperti tertulis di plakat tersebut, dipastikan Sunario tidak ada.

"Tidak ada sama sekali di Kabupaten Ketapang. (Kantor polisi bersama) Itu tidak ada," tegas Sunario yang menunjukkan plakat tersebut kini telah berada di tangan Polres Ketapang.

Redaktur: Reza Yunanto
KOMENTAR
500/500