Ilustrasi penembakan misterius. Ilustrasi: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Wanita Korban Penembakan di Tol Pasteur Bandung Jalani Operasi 4 Jam

Estimasi Baca:
Sabtu, 1 Sep 2018 12:30:50 WIB

Kriminologi.id - Hani, wanita korban penembakan orang tak dikenal menjalani operasi pengangkatan proyektil yang menembus lehernya di RS Hasan Sadikin Bandung, Jawa Barat. Operasi pengangkatan proyektil di leher itu selama lima jam. 

Hani tertembus peluru yang bersarang di lehernya saat mobil yang ditumpanginya melintas beberapa meter dari Pintu Tol Pasteur, Jumat, 31 Agustus 2018 malam. Saat itu, posisi Hani duduk di baris kedua bangku penumpang paling kiri.   

Kepala Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Hasan Sadikin Bandung, dr Doddy Tavianto mengatakan korban penembakan koboi di jalan tol Pasteur itu menjalani operasi, Sabtu, 1 September 2018 pukul 04.00 WIB.

Proses pengangkatan proyektil yang menembus lehernya itu memakan waktu lima jam. 

"Semalam dioperasi selama hampir lima jam, dan itu kita lakukan operasi di bagian leher belakang korban," ujar dr Doddy Tavianto, Sabtu, 1 September 2018.

Doddy menambahkan, Hani masuk ke ruang IGD RS Hasan Sadikin Bandung dalam keadaan normal. Ia masih bisa melakukan komunikasi walaupun sedikit terkendal dan kesehatannya pun stabil. 

Usai dilakukan penanganan operasi, Hani dipindahkan ke ruang ICU Bedah Saraf dengan kondisi menggunakan alat bantu pernafasan.

"Sudah dilimpahkan ke ruang ICU bedah saraf, dan saat ini pernafasan dibantu dengan ventilator," terangnya.

Aksi koboi jalanan terjadi tidak jauh dari Pintu Tol Pasteur, Jumat, 31 Agustus 2018 malam. Penembakan yang dilakukan pria tak dikenal itu mengakibatkan Hani, salah seorang penumpang rombongan dalam mobil Toyota Avanza dengan nopol B 1963 PZY mengalami luka tembak. 

Penembakan itu terjadi tidak jauh dari kendaraan yang dikemudikan Salim melewati pintu tol Pasteur. 

Reporter: Arief Pratama
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500