Asep Hermawan, orang tua wanita korban penembakan di Tol Pasteur Bandung (03/09/2018). Foto: Arief Pratama/Kriminologi.id

Wanita Korban Penembakan Tol Pasteur Sering Keluyuran Setelah Nganggur

Estimasi Baca:
Senin, 3 Sep 2018 11:20:25 WIB

Kriminologi.id - Hani Nurafiyah (21), wanita korban penembakan tol Pasteur Bandung dijemput dua temannya dari rumah. Teman wanitanya itu menggunakan sepeda motor dan pamitan pada orang tua pergi ke Purwakarta.

Hani sering keluyuran keluar rumah bersama teman-temannya setelah berhenti kerja alias nganggur.  

"Saya tahunya Hani pamit ke Purwakarta, dan ga tau kalau dia ke Bandung ya," jelas Asep ditemui di depan ruang ICU RS Hasan Sadikin, Bandung, Senin, 3 September 2018.

Asep menjelaskan, saat Kamis, 30 Agustus 2018 malam lalu, anaknya hanya berpamitan untuk pergi ke Purwakarta. Hani dijemput dua teman wanitanya menggunakan sepeda motor. 

Hani memang bukan kali ini saja bermain keluar rumah bersama teman-temannya. Sejak berhenti kerja, Hani kerap keluar rumah. Hani sempat bekerja dan berhenti pada awal tahun 2018 lalu.

"Dulu sempat kerja, dan berhenti awal tahun ini. Lalu ya sering main ama temen perempuannya, namun baru kali ini tahu mainnya sampaj ke Bandung," terangnya.

Asep melanjutkan dirinya sama sekali tidak mengenal dua teman anak wanitanya itu. "Yang penting sekarang anak saya sehat lagi, dan bisa pulih," paparnya.

Seperti diketahui, Hani menjadi korban penembakan orang tak dikenal di Pintu Tol Pasteur, Bandung, Jumat, 31 Agustus 2018 dini hari.

Peluru bersarang di leher Hani dan telah dilakukan operasi pengangkatan di RS Hasan Sadikin selama 4 jam. 

Reporter: Arief Pratama
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500