Video viral sopir ojol wanita aniaya pejalan kaki di Jatiwaringin. Foto: Ist/Kriminologi.id

Wanita Sopir Ojek Online Pukul Pejalan Kaki, Koalisi Lapor Polisi

Estimasi Baca:
Kamis, 9 Ags 2018 23:05:55 WIB

Kriminologi.id - Ketua Koalisi Pejalan Kaki, Alfred Sitorus mengatakan, tindakan pemukulan pengemudi atau sopir ojek online terhadap pejalan kaki beberapa waktu lalu akan mengarah pada laporan hukum ke kepolisian.

"Kami belum memutuskan (ke jalur hukum), tapi sepertinya akan mengarah pada laporan ke Polisi Resor Jakarta Timur," katanya di Jakarta, Kamis, 9 Agustus 2018.

Menurut Alfred, pihaknya masih akan mengadakan pertemuan dan menemukan kesepakatan dengan para pengacara dan korban pemukulan pejalan kaki, apakah akan apakah melapor ke polisi ataupun tidak.

Dampak dari insiden pemukulan pengemudi ojek daring terhadap pejalan kaki, ia menambahkan, saat ini Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta telah banyak mengirimkan foto ke Koalisi Pejalan Kaki dalam melakukan kegiatan razia di trotoar Jakarta.

"Ini butuh dukungan dari masyarakat, juga itikad baik dari para penegak hukum. Tapi, insiden semacam ini jangan dijadikan sesuatu hal yang latah juga, baru kejadian lalu mulai bergerak," ujarnya.

Afred berharap tidak hanya Dinas Perhubungan saja yang bergerak untuk menangani pembersihan trotoar untuk pejalan kaki. Namun, juga ada partisipasi pihak kepolisian untuk menertibkan pelanggar lalu lintas.

"Kembali lagi ke penegakan hukum yang tertib. Kalau tidak ada penindakan tegas dan dibiarkan ya akan terus terjadi pada pejalan kaki," katanya.

Tak hanya itu, seiring perkembangan teknologi dalam pengawasan jalan, Alfred berharap adanya pemasangan kamera pengintai alias CCTV di jalanan umum. Harapannya, penegak hukum bisa lebih cepat mengusut pelanggar lalu lintas dan membuat pejalan kaki merasa lebih aman.

Sebelumnya, insiden pemukulan pengemudi ojek daring terhadap pejalan kaki terjadi di Jakarta Timur.

Pengemudi ojek daring yang ditegur korban pemukulan, Alif, yang merasa tidak terima akan imbauan korban untuk mengutamakan pejalan kaki, kemudian turun dari kendaraan dan memukul korban. Pihak pengelola ojek daring telah memberhentikan kemitraan dengan sopir ojek online tersebut.

Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500