Ilustrasi gigitan buaya. Ilustrasi: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Warga Kampar Riau Digigit Buaya Saat Menyeberang Sungai Siak Pacah

Estimasi Baca:
Jumat, 13 Jul 2018 07:05:47 WIB

Kriminologi.id - Seorang warga Kabupaten Kampar, Provinsi Riau bernama Selamat diserang buaya saat menyeberang sungai, Kamis, 11 Juli 2018 siang. 

Selamat mengalami luka di bagian kaki lantaran gigitan buaya. Kini, dirinya masiih menjalani perawatan secara intensif. 

Peristiwa memilukan itu terjadi di Sungai Siak Pacah, Desa Danau Lancang, Kamis, 11 Juli 2018. 
Selamat diserang buaya yang menggigit kakinya saat menyeberang sungai menuju kebun. 

"Korban diserang pada bagian kaki saat menyeberang sungai untuk menuju ke kebun," kata Kepala Polsek Tapung Hulu, AKP Agus Pranata di Pekanbaru. 

Dia menjelaskan, insiden itu berawal saat korban berusia paruh baya tersebut berusaha menyeberang Sungai Siak Pacah. Sungai tersebut merupakan salah satu anak sungai terpanjang di Riau yang berada di wilayah Kampar.

Pada saat kejadian, kondisi air sungai itu dalam keadaan naik. Sementara Selamat sama sekali tidak menaruh perasaan curiga karena kerap melintasi anak sungai itu untuk menuju ke perkebunan sawit.

Namun, nasib nahas berkata lain. Ketika korban masuk ke dalam sungai, tiba-tiba kaki korban langsung diterkam predator ganas tersebut.

Saat bersamaan, korban juga diseret masuk ke dalam sungai. Namun, korban berupaya menyelamatkan diri. Sempat terjadi gulat di dalam sungai.

Usaha keras korban berhasil melepaskan kaki kirinya dari gigi tajam buaya tersebut. Korban lalu berusaha menepi dan naik ke daratan. Namun, Selamat mengalami luka sangat serius pada bagian kaki kirinya.

Saat ini, korban telah menjalani perawatan medis di rumah sakit setempat. Tampak sekujur kaki kiri korban dipenuhi perban.

Lebih jauh, AKP Agus mengatakan jajarannya langsung menuju ke TKP dan meminta agar warga sementara waktu tidak berada di sekitar areal sungai.

"Kami juga telah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau untuk menangkap dan mengevakuasi buaya tersebut," ujarnya.

Redaktur: Syahrul Munir
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500