Ilustrasi vonis. Foto: Pixabay.com

Warga Semarang Lolos Hukuman Mati di Malaysia

Estimasi Baca:
Kamis, 12 Jul 2018 16:45:34 WIB

Kriminologi.id - Warga Negara Indonesia asal Semarang, Jawa Tengah, Patimah Binti Mojdarel akhirnya lolos dari hukuman mati setelah hakim tunggal Mahkamah Tinggi Pulau Pinang, Datok Ahmad Shahrir bin Mohd Salleh memvonis wanita berusia 39 tahun itu penjara selama tujuh tahun. 

Vonis tersebut dijatuhi setelah Patimah menjalani persidangan di Mahkamah Tinggi Pulau Pinang, Malaysia, pada Kamis, 12 Juli 2018. Adapun berlakunya vonis tujuh tahun itu terhitung sejak Patimah ditangkap pada 4 April 2015.

Sebelum dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara, Patimah didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum Selvaranjin AP Selvaraja dengan Pasal 302 KUHP atau kanun keseksaan dengan hukuman mati. Namun, pengacara terdakwa mengajukan permohonan. Ia meminta jaksa mengubah dakwaan dari Pasal 302 ke Pasal 304 B sebanyak tiga kali.

Terdakwa kemudian mendapat dakwaan alternatif yakni Pasal 304 B KUHP dengan hukuman penjara hingga 10 tahun atau dikenakan denda atau kedua-duanya. 

Seperti diketahui, Patimah dijerat hukum karena pada 4 Januari 2015 skitar pukul 07.30 pagi waktu setempat, terdakwa di depan Kondominium Lot 848 Mukim 5 Jalan Berjaya Indah Bukit Mertajam telah menghentikan sepeda motor korban Raju dan rekannya Mahabur Rahman yang menuju tempat kerja.

Terdakwa telah menghadang sepeda motor tersebut kemudian menyiram bensin kepada korban dan rekannya serta sepeda motor yang mereka naiki. Setelah itu api kemudian membakar korban dan sepeda motornya. Raju mengalami cedera parah pada badannya.

Setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit Bukit Mertajam dia kemudian meninggal dunia pada 8 Februari 2015. Kasus tersebut kemudian ditangani oleh ASP Azman dari Kepolisian Seberang Perai Tengah Pulau Pinang.

 NL
KOMENTAR
500/500