Ilustrasi penipuan. Foto: Unsplas.com

Warga Singapura Ngaku Raja Minyak Tipu Nenek Pakai Hipnotis

Estimasi Baca:
Jumat, 3 Ags 2018 13:00:33 WIB

Kriminologi.id - Seorang nenek berusia 60 tahun bernama Hannah menjadi korban penipuan dengan modus hipnotis. Pelaku berinisial DD mengaku sebagai warga Singapura.

Dalam menjalankan aksinya, DD menyamar sebagai orang kaya dan mengaku sebagai raja minyak asal Singapura yang menanyakan alamat untuk membagikan dolar kepada Hannah.

MMH berperan sebagai orang yang bijak dan alim kemudian muncul saat DD menanyakan alamat dan meyakinkan Hannah untuk menukarkan dolar.

Tersangka TS mengaku pegawai BRI yang mengemudikan kendaraan melintasi lokasi kemudian mengajak korban menarik uang tunai di bank.

Para tersangka lalu menghipnotis Hannah saat berada dalam satu mobil untuk menarik uang tunai di bank.

Penangkapan tiga pelaku ini berdasarkan laporan korban sendiri ke ke Polres Metro Jakarta Selatan dengan Laporan Polisi: LP/1301/VII/2018/RJS.

"Pelaku berinisial DD yang mengaku warga Singapura ditangkap di Bandara Husein Sastranegara Bandung," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta Jumat, 3 Agustus 2018.

Argo mengungkapkan para tersangka berinisial DD, TS dan MH ditangkap dengan barang bukti satu lembar cek Bank Permata senilai Rp 1,3 miliar dan satu berkas sertifikat hak milik.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Stefanus Tamuntuan menduga para tersangka telah menipu sejumlah korban dengan berbagai cara. Stefanus menuturkan polisi masih memburu tersangka lain dan menerima beberapa laporan dari korban penipuan hipnotis itu.

RZ

Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Reza Yunanto
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500