Hotel Timeout, Gambir, Jakarta Pusat. Foto: Walda Marison/Kriminologi.id

WNA Tiongkok Korban Pembunuhan di Hotel Pernah Dilaporkan Hilang

Estimasi Baca:
Rabu, 29 Ags 2018 14:50:59 WIB

Kriminologi.id - Perempuan warga negara Tiongkok yang tewas akibat pembunuhan di Hotel Timeout, Gambir, Jakarta Pusat, pernah dilaporkan hilang ke Polsek Metro Taman Sari, Jakarta Barat. Korban diketahui tinggal di Apartemen Mediterania, Gajah Mada.

Perempuan asal Cina ini telah menghilang sejak Kamis, 23 Agustus 2018. Ia merupakan wiraswasta yang tinggal di Apartemen Mediterania, Gajah Mada, Jakarta Barat.

Wanita tersebut diketahui bernama Huang Shu Ping yang tinggal di apartemen itu bersama temannya sesama warga negara Tiongkok, Xiao Hui Zhou.

"Namanya kalau ga salah Huang Shu Ping, tinggalnya di Apartemen Mediterania sini (dekat Polsek Metro Taman Sari)," ujar Kanit Polsek Metro Taman Sari, AKP Rango Siregar saat dikonfirmasi, Rabu, 28 Agustus 2018.

Rango melanjutkan, laporan orang hilang tersebut berawal dari tetangga korban yang membuat laporan ke Polsek Metro Taman Sari, Sabtu, 25 Agustus 2018.

Setelah laporan masuk, pihaknya mulai melakukan pencarian atas korban berdasarkan data identitas, ciri-ciri pakaian terakhir korban dan ciri-ciri fisik korban.

"Dapat foto-foto korban, kok cirinya sama. Seperti celana dan baju. Nah, langsung saya kasih data ke Polsek Gambir dan Polres Jakpus," katanya.

Rango mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres Metro Jakarta Pusat terkait laporan orang hilang tersebut.

"Kami sudah berikan data data ke Polres Pusat. Nanti mereka yang melakukan penyelidikan," lanjutnya.

Sebelumnya, seorang perempuan ditemukan tewas bersimbah di kamar 202, Hotel Timeout, Minggu 26 Agustus, 2018.  Saat ditemukan, banyak luka tusukan senjata tajam di tubuh korban. 

Awal penemuan mayat itu ketika seorang pembersih hotel curiga ada bau tidak sedap berada dari dalam kamar 202. Saat kamar tersebut dibuka, pegawai tersebut mendapati mayat perempuan itu. Diduga mayat tersebut sudah berada di dalam kamar selama 3 hari.

Kasus tersebut pertama ditangani oleh aparat Polsek Metro Menteng, namun kasus ini beralih ke tangan Polres Metro Jakarta Pusat di bawah penyelidikan Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat.

Reporter: Walda Marison
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500