TKP penemuan pria bunuh diri di toilet pom bensin Depok (13/6/2018). Foto: Dimeitri MarilynKriminologi.id

YR Terlihat Beli Pisau di Minimarket Sebelum Bunuh Diri di SPBU Depok

Estimasi Baca:
Rabu, 13 Jun 2018 17:30:39 WIB

Kriminologi.id - YR, pria yang bunuh diri di SPBU Depok sempat terlihat membeli pisau di sebuah minimarket. Hal itu dilakukan sebelum ia melakukan bunuh diri di SPBU yang terletak di Jalan Kartini, Pancoranmas, Depok pada Selasa, 12 Juni 2018 itu.

"Hasil analisa sebelum ke kamar mandi, korban sempat beli pisau di salah satu mini market, yang diduga untuk melukai dirinya. Hasil analisa kami, korban diduga bundir dengan menggunakan pisau," kata Kapolresta Depok, AKBP Didik Sugiarto di Depok, Jawa Barat hari ini, 13 Juni 2018.

Didik mengatakan jika korban mengalami stres sehingga nekat menggorok leher sendiri hingga tewas. Keterangan ia dapat berdasarkan hasil pemeriksaan dari pihak keluarga korban.

Didik menerangkan jika awal ditemukanya mayat pukul 21.00 oleh salah seorang saksi di kamar mandi SPBU Jl. Kartini Pancoran Mas Kota Depok.

Korban pun ditemukan ketika salah seroang saksi ingin menggunakan kamar mandi tersebut. Saat berusaha membuka pintu, terlihat ada darah yang mengalir dari dalam. Segera saksi membuka pintu tersebut dengan paksa.

"Akhirnya memberitahukan saksi lain lalu membuka paksa kamar mandi diketahui korban dalam keadaan meninggal dunia," tuturnya.

Korban dipastikan tewas karena bunuh diri, bukan karena dibunuh. Pasalnya menurut pemeriksaan polisi dari CCTV TKP, korban masuk ke toilet SPBU seorang diri sambil menggunakan helm.

"Kami analisa tidak ada orang lain masuk ke kamar mandi pasca korban masuk," pungkasnya.

Didik pun menghimbau bagi masyarakat untuk mengawasi anggota keluarganya yang memilik gangguan jiwa.

"Tentunya kita himbau masyarakat bila ada keluarganya ada tanda tanda tak wajar tentu harus diawasi secara memadai perlu dilakukan rehabilitasi dan terapi untuk upaya penyembuhan tindakan bundir ini perlu dilakukan langkah - langkah sinergikan," tutupnya

Reporter: Walda Marison
Redaktur: Reza Yunanto
KOMENTAR
500/500