Polsek Penjaringan tangkap dua pelaku pencurian modus ban kempis. Foto: Rizky Adytia/Kriminologi.id

Bandit Palembang Gasak Dolar di Mobil Bermodus Kempis Ban

Estimasi Baca:
Senin, 10 Sep 2018 21:30:29 WIB

Kriminologi.id - Zulkifli (43) dan Masri (40), 2 dari 7 anggota kelompok bandit asal Palembang, Sumatera Selatan, kini harus mendekam di balik jeruji besi usai ditangkap polisi di lokasi berbeda. Keduanya diketahui terlibat dalam aksi pencurian uang dengan total nilai belasan juta rupiah. Aksi kelompok tersebut menggunakan modus kempis ban. 

“Kedua tersangka yang sudah kita tangkap ini perannya mengawasi korban saat berada di bank,” kata Kapolsek Penjaringan, AKBP Rachmat Sumekar di Penjaringan, Jakarta Utara, pada Senin, 10 September 2018.

Rachmat menjelaskan, aksi pencurian oleh kelompok bandit itu bermula saat korban bernama Dedy mengambil uang tunai sebesar Rp 1,4 juta. Juga 8 lembar pecahan US$ 100 di Bank BCA yang berada di kawasan Muara Karang, Jakarta Utara, pada Senin, 3 September 2018.

Ketika itu, Dedy yang tak merasa curiga usai mengambil uang langsung mengendarai mobilnya mengarah kawasan Pantai Indah Kapuk. Tanpa disadari, pegerakan Dedy ternyata telah diintai oleh para pelaku.

Dua pelaku Zulkifli dan Masri yang menyamar sebagai pengendara ojek online kemudian membuntuti Dedy hingga di lampu merah Muara Karang. Di situlah, pelaku mulai melancarkan aksinya dengan menusukkan paku ke ban depan mobiln korban.

“Pada saat mobil korban berhenti di lampu merah Muara Karang, para pelaku langsung menusukkan paku yang sudah sengaja dipasang di sandalnya ke ban mobil korban,” ujar Rachmat

Sayang, kala itu Dedy belum sadar jika ban mobilnya tertusuk paku. Hingga akhirnya para pelaku lainnya yang berpura-pura sebagai pengendara motor memberitahunya di perjalanan. Tak mau mengambil risiko, Dedy pun memaksa mobilnya terus melaju hingga menemukan tempat yang cukup ramai.

Dedy memberhentikan mobilnya di SPBU Shell Pantai Indah Kapuk, Jalan Marina Raya, Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara. Di saat itulah, para pelaku memanfaatkan kelengahan Dedy. Sebab saat ia memeriksa ban mobilnya para pelaku mengambil tas yang berada di kursi penumpang bagian depan.

"Korban tidak sadar kalau barang berharganya sudah diambil. Korban baru sadar setelah kembali ke dalam mobil," kata Rachmat.

Selanjutnya, Dedy segera melaporkan aksi pencurian itu kepada polisi. Sementara polisi yang menyelidiki hal itu akhirnya berhasil mengakap dua pelaku di lokasi berbeda. Tersangka Zulkifli ditangkap saat sedang di Bandara Soekarno-Hatta untuk kabur ke Palembang, sedangkan Masri ditangkap di kawasan Manggarai.

Hingga saat ini, polisi masih terus mendalami keterangan kedua tersangka untuk memburu dan mengetahui keberadaan lima pelaku lainnya berinisial AGS, HBL, DW, BS, dan UJ yang masih buron.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka akan kita jerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan.

Reporter: Rizky Adytia
Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Reza Yunanto
KOMENTAR
500/500