Catut Nama Irjen Martuani, Napi Lakukan Penipuan Bermodus Lelang Mobil

Estimasi Baca :

Ilustrasi tersangka yang diborgol. Foto: Riauterbit.com - Kriminologi.id
Ilustrasi tersangka yang diborgol. Foto: Riauterbit.com

Kriminologi.id - Sindikat penipuan dengan cara mencatut nama Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Martuani Sormin yang tengah mengadakan penjualan mobil hasil lelang di Facebook berhasil diungkap oleh jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Salah satu pelaku dalam sindikat ini adalah seorang napi. 

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Argo Yuwono, mengatakan dalam pengungkapan kasus ini pihaknya mengamankan seorang tersangka berinisial JD yang merupakan seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Siborong-borong, Sumatera Utara. Sementara tersangka lainnya berinisial MJS hingga kini masih diburu.

Baca: Modus Tawarkan Wanita Cantik di Medsos, Mahasiswi Terlibat Penipuan

“Kedua pelaku menyasar netizen dengan memanfaatkan jejaring di media sosial Facebook sebagai korbannya. Kepada korbannya, pelaku melalui telpon mengaku sebagai pejabat Polri bernama Inspektur Jenderal Martuani yang sedang melakukan lelang mobil,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu 17 Januari 2018.

Argo mengatakan, modus penipuan ini berawal melalui akun Facebook yang sebelumnya telah dibuat oleh pelaku MJS. Lewat akun tersebut, pelaku MJS kemudian menghubungi korbannya yang diketahui berinisial MS dengan tak lupa meminta nomor teleponnya. 

Setelah mendapat nomor telepon korban, MJS kemudian memberikannya kepada rekannya yang juga narapidana narkoba berinisial JD yang berada di dalam lapas. Dari dalam lapas, JD yang sudah tahu identitas korbannya kemudian beraksi melakukan penipuan dengan berkomunikasi kepada korbannya melalui pesan singkat WhatsApp. 

Baca: Modus Selidiki Dana Desa, Wartawan Gadungan Peras Kades

"Tersangka MJS memberikan nomor dan ponsel untuk beraksi kepada JD dengan cara berpura-pura menjenguknya. Untuk mengelabui petugas penjara, ponsel dan kartu sim disembunyikan MJS di dalam buku yang telah dilubangi bagian tengahnya," ucap Argo. 

Selain itu, pelaku JD juga menelepon korbannya untuk lebih meyakinkan. Dalam komunikasi itu, tersangka yang berpura-pura sebagai pejabat Polri menawarkan mobil-mobil lelang dengan harga yang sangat murah. Dengan iming-iming harga miring, banyak masyarakat tertarik atas bujuk rayu pelaku.  

Setelah dirasa korban percaya dengan tipu dayanya, pelaku secara bertahap meminta kepada korbannya untuk mengirimkan sejumlah uang dengan berbagai alasan hingga mencapai ratusan juta, mulai dari DP hingga balik nama nomor polisi kendaraan. 

Baca: Sindikat Pembuat Surat Sakit Palsu Terungkap dari Akun Instagram

"Jadi untuk penipuan ini ada sepuluh laporan kepolisian dan masih ada lagi belum melaporkan. Kerugian dari penipuan ini mencapai ratusan juta," kata Argo.

Saat ini, tersangka JD telah dibawa ke Lapas Cipinang guna mempermudah pemeriksaaan.  Sedangkan MJS saat ini masih diburu keberadaannya. 

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 28 Ayat (1) juncto Pasal 45 A Ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan atau Pasal 372 KUHP dan atau Pasal 3, 4, 5 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang. TD

Baca Selengkapnya

Home Investigasi Modus Catut Nama Irjen Martuani, Napi Lakukan Penipuan Bermodus Lelang Mobil

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu