Ilustrasi pemerasan/Kriminologi.id

Dalih Berbuat Asusila Pakai Jasa Pijat, Tiga Pemeras Kuras Rp 7 Juta

Estimasi Baca:
Kamis, 2 Ags 2018 20:16:50 WIB

Kriminologi.id - Polsek Sawah Besar membekuk tiga pemuda yakni DD (24), NS (32), dan LB (30) lantaran memeras pelanggan MA (34) dengan kedok memberikan jasa pijat. Jasa tersebut korban dapatkan dari aplikasi jual beli online.

"MA memesan jasa pijat lewat aplikasi jual beli online pada Minggu, 22 Juli. Akun itu ternyata dikelola tersangka LB. Harga yang disepakati 150 ribu per 90 menit,"  ujar Kapolsek Sawah Besar, Kompol Mirzal Maulana kepada Kriminologi.id, Selasa, 2 Agustus 2018.

Mirzal melanjutkan, korban MA dan tersangka LB menyetujui harga tersebut untuk melakukan jasa pijat di kos LB di Jalan Krekot Bunder IV No.15 kelurahan Pasar baru, Jakarta Pusat. Di tempat tersebut, korban mengetahui yang akan memijatnya bukanlah LB melainkan DD. Kemudian, saat DD sedang memijat korban, datanglah tersangka NS di tempat itu. Tersangka NS, kata Mirzal, berpura-pura memergoki dan menuduh korban berbuat asusila dengan DD.

"Jadi si NS ini nuduh korban melakukan perbuatan asusila di dalam kamar kos tersebut. Mereka bertiga (LB, DD, dan NS) memang sudah berencana menjebak korban," kata Mirzal

Dengan dalih menuduh melakukan perbuatan asusila, tersangka NS lalu memeras korban dan mengancam bila korban tidak memberikan sejumlah uang maka ia akan membeberkan kejadian ini kepada warga dan ketua RT setempat. Niat para tersangka ini membuat korban ketakutan. Akhirnya korban mengambil sebagian uang dari total yang diminta tersangka Rp 7 juta di ATM terdekat. 

"Korban langsung pergi ke Alfamart terdekat dan ambil uang Rp 3,500,000 dari  ATM. Sisanya sebesar Rp 3,500,000 akan ditransfer ke rekening NS," ujar Mirzal.

Setelah menerima uang tersebut, Mirzal melanjutkan, NS lalu membagi-bagikannya kepada dua tersangka lainnya. Tersangka NS dan DD masing-masing menerima Rp 2,5 juta dan tersangka LB menerima Rp 2 juta.

Tak terima dengan kejadian yang menimpanya, seminggu setelah kejadian yakni pada Minggu, 29 Juli 2018, korban MA melaporkan tindakan pemerasan tersebut ke Mapolres Sawah Besar. Hari itu juga polisi menangkap para tersangka. 

"Para pelaku langsung kami tangkap hari itu juga oleh anggota Buser Polsek Sawah Besar di tempat kos tersangka LB," kata Mirzal menerangkan.

Dari penangkapan ini, polisi mengatahui ketiga pemuda tersebut merupakan pengangguran dan sudah sering melakukan aksi penipuan dengan cara ini. Ketiganya kini berada di balik jeruji Polsek Sawah Besar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. YH

Reporter: Walda Marison
Penulis: Yenny Hardiyanti
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500