Ilustrasi penangkapan Foto: Pixabay.com

Dua Polisi Gadungan Perampas Motor Dibekuk di Cianjur

Estimasi Baca:
Jumat, 15 Des 2017 19:45:13 WIB

Kriminologi.id - Aksi dua bandit berkedok polisi gadungan harus berakhir usai keduanya dibekuk petugas Satreskrim Polsek Pacet, Cianjur. Kedua pelaku yang berinsial T dan DR biasa beraksi merampas motor korbannya di kawasan Pacet, Cianjur, Jawa Barat. Sementara satu pelaku lain berinisial D hingga kini masih buron.

Tertangkapnya kedua pelaku berawal dari laporan pada November 2017, saat sepeda motor milik seorang warga Cipanas dirampas tiga orang pria saat melintas di Jalan Raya Puncak-Cipanas.

Baca: Baru Mau Beraksi, Begal Motor di Lampung Diringkus Polisi

"Korban dipepet angkutan umum jurusan Cianjur-Cipanas bernopol F-1492-ZF. Dua orang pelaku berinisial D dan DR yang berada dalam angkot  turun dan meminta korban menunjukan surat kendaraan karena keduanya mengaku polisi," kata Kanit Reskrim Polsek Pacet, Ipda Yosua Farin Setiawan, Jumat, 15 Desember 2017.

Korban menolak menunjukkan surat kendaraan lantaran curiga pelaku bukan aparat karena tidak berseragam. Namun pelaku terus mendesak hingga akhirnya memukuli korban dan muncul pelaku lainnya T, yang kembali berdalih sebagai petugas dan meminta perkara diselesaikan di pos.

"Pelaku meminta korban menyerahkan kunci sepeda motor secara paksa dan membawa kabur sepeda motor, Ketiga pelaku menghilang dan korban melaporkan hal tersebut ke Mapolsek Pacet," katanya.

Baca: Tiga Begal Usia Belasan Ditangkap Warga yang Sedang Nobar Bola

Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Pacet langsung melakukan penyelidikan dan berhasil membekuk T bulan November lalu. Setelah dilakukan pengembangan tersangka lainnya DR berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya di wilayah Cugenang.

"Sedangkan pelaku lainnya D saat ini masih buron. Kami masih terus melakukan pencarian. Pelaku merupakan residivis dengan kasus serupa, angkot yang digunakan milik orang lain.Pelaku akan dijerat pasal 365 sub 368 KUHP, dengan ancaman kurungan diatas 5 tahun," ujar Yosua. AN

KOMENTAR
500/500