Penipuan di aplikasi Tinder. Ilustrasi: Kriminologi.id

Gunakan Aplikasi Kencan Tinder, Pria Perlente Perdaya 10 Wanita

Estimasi Baca:
Jumat, 8 Des 2017 16:37:04 WIB

Kriminologi.id - Seorang pria muda berpenampilan necis berhasil memperdayai 10 wanita melalui aplikasi kencan Tinder. Dalam aksi terakhirnya, pria bernama Nathan (35) ini mendapatkan sebuah mobil dari korbannya, seorang pegawai negeri sipil atau PNS wanita. 

Aksi pria ini akhirnya kandas di tangan anggota subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Polisi menangkap Nathan, pria asal Jember, Jawa Timur, atas kasus penipuan. 

Nathan mengaku sudah menjalankan aksinya sejak dari 2015. Korban terakhir, kata Antonius, diketahui seorang wanita yang bekerja sebagai pegawai negeri sipil atau PNS.

PNS tersebut melaporkan kepada polisi terkait penipuan yang dilakukan Nathan karena karena mobil Honda Brio milik korban dibawa kabur. Menurut penuturan korban, Nathan mengoleskan bulu perindu atau sejenis alat pelet untuk menggaet korbannya.

Baca: Polisi Desersi Otaki Pembuatan Uang Palsu

penipuan kencan

"Meskipun kami tidak percaya klenik dan sejenisnya, namun kita akan ungkap modus penipuannya. Sejauh ini baru satu korban yang lapor. Akan tetapi, kita sudah data 10 korban lainnya berdasarkan informasi dari pelaku," ujar Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Antonius Agus, kepada wartawan di Polda Metro Jaya, 8 Desember 2017.

Antonius menjelaskan, modus yang dilakukan pelaku yakni, berkenalan dengan calon korban melalui aplikasi Tinder. Kemudian apabila direspon oleh korban, pelaku akan melakukan private chatting.

Proses perkenalan tersebut, menurut Antonius, berlanjut sampai keduanya berkencan. Untuk meyakinkan korbannya, saat pertemuan terjadi pelaku berpakaian layaknya seorang engineer yang bekerja di sebuah perusahaan minyak.

Antonius melanjutkan, saat makan di restoran pelaku berpura-pura mengaku dompet miliknya tertinggal di rumah.

"Mau tidak mau, wanita yang dikencaninya pun yang membayar. Begitupun yang terjadi terhadap wanita PNS ini," ujar Antonius.

Baca: Penipuan Modus Demo Masak dan Jual Panci, Pasutri Kantongi Rp 20 Juta

Menurut Antonius, pelaku sudah mengetahui para calon korbannya yang seorang wanita kaya. Sementara penipuan yang dilakukan pelaku selalu berjalan sukses.

Berdasarkan penelusuran kepolisian, pelaku sempat menemui sejumlah korban di Surabaya, Malang, Jogja, Semarang, Cirebon dan Jakarta. AS

Reporter: Rohmayanti Adhe
Penulis: Rohmayanti Adhe
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500