Kejahatan Emosional di Lingkungan Rumah, Wanita Jadi Objek Kekerasan

Estimasi Baca :

Ilustrasi pembunuhan pasangan. Ilustrasi: Kriminologi.id - Kriminologi.id
Ilustrasi pembunuhan pasangan. Ilustrasi: Kriminologi.id

Kriminologi.id - Pembunuhan satu keluarga di Tangerang yang dilakukan oleh orang terdekat karena emosi terjadi di lingkungan rumah. Tipe kejahatan emosional seperti ini kebanyakan menyasar perempuan sebagai objek kekerasan. 

Seperti yang dilakukan Tegar Sugianto menghabisi orang tua dan suami dari mantan istrinya lantaran cemburu. Karena sang mantan menikah lagi, Tegar menghabisi satu keluarga menggunakan parang. Hanya Icih yang juga menjadi korban penusukan berhasil selamat dengan membawa anaknya, NN (13), keluar rumah. Usai melampiaskan nafsunya, Tegar mengakhiri hidup dengan gantung diri.

Hal yang sama terjadi di Kabupaten Tangerang peristiwa pembunuhan satu keluarga yang ternyata dilakukan sang kepala kelurga. Muchtar Effendi alias Pendi tega membunuh istirnya Titin Suhemah alias Emma (40) dan kedua anak tirinya lantaran emosi dimintai uang cicilan mobil. Pendi juga sering cemburu terhadap istrinya yang kerap menerima telepon di malam hari. Bedanya dengan kasus Bogor, Pendi gagal melakukan percobaan bunuh diri meski telah melukai tubuhya dengan senjata tajam. 

Baca: Cemburu, Tegar Bunuh Orang Tua dan Suami Baru Mantan Istri

Dua peristiwa sadis di ats itu terdapat kesamaan terkait sifat pelaku yang pencemburu. Rasa cemburu dari Tegar yang mendorong dirinya melakukan percobaan pembunuhan pada mantan istrinya. Sementara Effendi, rasa cemburu yang menjadi penyebab pertengkaran hebat dengan istrinya. Perselisihan ini berujung pembunuhan terhadap istri dan kedua anak tirinya. Sedangkan motif cicilan mobil bisa saja sebagai pintu masuk untuk menumpahkan kekesalannya.

Cemburu dalam kasus-kasus pembunuhan yang dilakukan orang terdekat, khususnya pasangan, memang sering kali menjadi motifnya. Rasa cemburu yang akut bisa menimbulkan emosi yang tidak terkontrol. Pembunuhan karena rasa cemburu ini termasuk tipe kejahatan karena dorongan emosional atau yang biasa disebut dengan crimes of passion.

Dalam sebuah artikel pada laman Brandon Gaille dijelaskan bahwa ketika seseorang bertindak tergesa-gesa dan dibutakan oleh emosi, di saat itulah terjadi crimes of passion. Dalam artikel itu juga disebutkan bahwa kebanyakan tipe kejahatan emosional terjadi di lingkungan rumah atau domestik. Perempuan sering kali menjadi korbannya.

Sejalan dengan artikel itu, dalam laporan terbaru Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menunjukkan memang kekerasan domestik yang dilakukan oleh orang terdekat menjadi penyebab terbesar kematian perempuan.

Baca: Sebelum Dibunuh karena Mobil, Pendi dan Emma Bertengkar Soal Ponsel

Dalam laporan itu, CDC menemukan 10.018 kematian pada analisa peristiwa pembunuhan terhadap wanita di 18 negara periode tahun 2003 hingga 2014. Temuannya bahwa hampir setengah dari korban dibunuh pasangannya, baik yang berstatus masih pasangan atau sudah mantan.

Kembali merujuk pada artikel Brandon Gaille, rasa cemburu yang memuncak terhadap pasangan yang menyebabkan crimes of passion banyak terjadi di lingkungan rumah tangga. Rasa tidak aman yang muncul karena cemburu menyebabkan seseorang nekat melakukan tindak kejahatan, karena dirinya merasa telah berjuang mempercayai pasangannya.

Rasa cemburu sendiri disadari memiliki hubungan yang kuat dengan tindakan agresi. Dalam jurnal berjudul Forensic Importance of Jealousy, disebutkan bahwa orang yang cemburu terbebani oleh obsesi atau delusi perselingkuhan, selalu menuduh pasangan dan mencari bukti perselingkuhan tersebut.

Adapun delusi adalah pandangan yang tidak mendasar atau tidak rasional. 

Baca: Pembunuhan Tangerang, Pendi Kerap Marahi Istri karena Cemburu

Jurnal yang disusun oleh Lana Muzinic dan rekan-rekan itu menjelaskan lebih jauh bahwa kecemburuan yang delusional ini dapat menyebabkan gangguan suasana hati, kecanduan alkohol, demensia, dan juga menimbulkan paranoid. Kondisi-kondisi seperti inilah yang sering kali berwujud pada tindakan agresi (penyerangan).

Kenyataan yang menyedihkan dari crimes of passion adalah biasanya tipe kejahatan ini berujung pada perlukaan pada semua pihak. Ketika terjadi pembunuhan, biasanya juga diikuti dengan tindakan bunuh diri si pelaku. Jika merujuk pada sebuah review NCBI terhadap laporan mengenai kecemburuan dan pembunuhan, sebanyak 29 persen pelaku melakukan upaya bunuh diri setelah pembunuhan itu dilakukannya.

Setelah melihat paparan mengenai crimes of passion ini, motif cemburu dalam sebuah kejahatan sudah tidak bisa lagi dianggap sepele. Rasa cemburu yang tidak terkontrol dan tertangani dengan baik rentan memunculkan tindakan di luar nalar, dalam kasus ekstremnnya adalah pembunuhan. 

Jika merujuk kembali pada jurnalnya Lana Muzinic dan rekan-rekan, permasalahan cemburu sudah menjadi bahasan yang tidak bisa lagi diabaikan dalam dunia psikiatri. Hal itu dikarenakan rasa cemburu yang ekstrem bisa didefinisikan juga sebagai sebuah penyakit mental. SM

Baca Selengkapnya

Home Investigasi Modus Kejahatan Emosional di Lingkungan Rumah, Wanita Jadi Objek Kekerasan

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu