Kelompok Iblis Jaringan Ganjal ATM Dapat Puluhan Kartu dari Pencopet

Estimasi Baca :

Barang bukti yang diamankan dari kasus pembobolan dana nasabah modus ganjal ATM. Foto: Rizky Adytia/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Barang bukti yang diamankan dari kasus pembobolan dana nasabah modus ganjal ATM. Foto: Rizky Adytia/Kriminologi.id

Kriminologi.id - Puluhan kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang digunakan oleh kedua kelompok jaringan ganjal ATM yang menamakan diri Kelompok Iblis dibeli dari para pencopet jalanan di kawasan Jakarta. ATM ini nanti ditukar dengan ATM milik korban.

"Jadi mereka ini mendapakan ATM ini membeli dari para pencopet tapi untuk berapanya masih didalami," kata Kasubnit Cyber Crime Kriminal Khusus Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat Iptu Dimitri Mahendra di Mapolres Jakarta Barat, Selasa 17 April 2018.

Selain mendapat dari para pencopet, kata Dimitri, dalam mendapatkan puluhan kartu ATM itu, para tersangka menggunkan cara dengan berpura-pura kehilangan ATM dari beberapa minimarket yang sebelumnya telah diganjal dengan mengunakan tusuk gigi atau pun batang korek.

Sehingga, para pegawai mini market itu akan menyerahkan kartu-kartu ATM yang ditemukan terjatuh atau pun tertinggal di mulut mesin ATM itu.

"Para pelaku mengaku kepada kasir kalau ATM-nya ketinggalan dan meminta kepada kasir," ucap Dimitri.

Nantinya, kartu-kartu ATM yang telah didapat dengan kedua cara itu akan dikikis terlebih dahulu pada bagian ujungnya dengan tujuan agar ukuran kartu itu menjadi lebih kecil. Sehingga, kartu yang telah dikikis itu dapat masuk kedalam mesin ATM yang sebelumnya telah diganjal dengan menggunakan korek api atau tusuk gigi.

"Karena kartu ATM palsu itu sudah dikikis jadi kan lebih kecil ukurannya jadi bisa masuk ke ATM, kalau ATM yang asli itu tidak bisa masuk karena terhalang tusuk gigi," ucap Dimitri.


Ketujuh anggota kelompok iblis itu berinisial, MY, AS, TB, M, RB, MF, dan CG ditangkap di tiga lokasi berbeda. Tiga di antaranya ditangkap saat beraksi di Green Mansion, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Senin, 9 April 2018. 

Ketujuh pelaku ini ditembak masing-masing di bagian kaki. Sedangkan, satu pelaku yang merupakan otak jaringan hingga saat ini masih diburu.

Meski ditangkap di beberapa lokasi berbeda, saat ketujuh tersangka menjalani pemeriksaan diketahui kedua kelompok itu masih dalam satu jaringan yang sama. Sebab, saat polisi mengembangkan kasus itu, ketua atau kapten dari kedua jaringan itu adalah sosok pria berinisial J (31) yang hingga saat ini masih buron. MG NL

Baca Selengkapnya

Home Investigasi Modus Kelompok Iblis Jaringan Ganjal ATM Dapat Puluhan Kartu dari Pencopet

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan tulis komentar kamu