Ilustrasi debt collector. Ilustrasi: Kriminologi.id

Modus Debt Collector, Lima Pelaku Gasak Motor Korban

Estimasi Baca:
Kamis, 21 Des 2017 11:26:10 WIB

Kriminologi.id - Modus berpura-pura sebagai debt collector masih kerap digunakan pelaku kejahatan di Jakarta. Pelaku mengintimidasi dan mengambil paksa sepeda motor korban dengan harapan bisa ditebus dengan sejumlah uang. Pelaku kemudian membawa kabur sepeda motor itu saat korban mengambil uang.

Peristiwa itu menimpa seorang karyawan swasta bernama Inoto Kurniawan (19), dan rekannya BI (17) yang tengah menyantap makan siangnya di salah satu warteg di kawasan Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, Selasa, 19 Desember 2017.

Tak lama kemudian, lima pelaku yang diketahui berinisial LNK (27), STV (27), DMG (25), RZ (25), dan RBT (24), datang menghampiri Inoto.

Baca: Modus Tuduh Tabrak Lari, Begal Sikat Motor ABG

Kelima pelaku yang mengaku sebagai petugas debt collector sebuah perusahaan pembiayaan mengatakan kepada korban bahwa kredit sepeda motornya telah menunggak selama 7 bulan. Tak hanya itu, korban juga mengalami intimidasi oleh para pelaku dan tidak diberi kesempatan membela diri.

Para pelaku kemudian meminta kepada Inoto untuk ikut dan membawa sepeda motornya ke sebuah perusahaan finance yang terletak di kawasan Daan Mogot Baru, Kalideres, Jakarta Barat. Sedangkan, rekan korban diminta untuk menunggu di tempat warteg tersebut.

Sesampainya di perusahaan finance itu, para pelaku berpura-pura mengurus surat untuk menyita kendaraan milik Inoto. Kelima tersangka kemudian menawarkan bantuan kepada Inoto jika motornya tak mau disita dengan cara memberikan sejumlah uang.

Baca: Pakai Modus Tuduh Menusuk, Komplotan Pencuri Bawa Kabur Motor Ninja

Bahkan korban diminta untuk memberikan uang Rp 1,5 juta jika sepeda motor itu ingin dikembalikan. Lantaran tak membawa uang sebanyak itu, maka pelaku meminta Inoto untuk mengambil uang di rumahnya. Sedangkan sepeda motor miliknya akan ditahan di kantor perusahaan finance itu.

Usai koban mengambil uang dan kembali, para pelaku dan sepeda motornya miliknya sudah hilang. Inoto kemudian melapor ke pihak Polsek Kalideres, Jakarta Barat dan langsung ditindaklanjuti.

Berdasarkan keterangan dari Inoto, Tim Buser Polsek Kalideres berhasil menangkap para tersangka dan motor korban.

"Setelah ditangkap dan diperiksa, para tersangka mengaku bukanlah debt collector dari perusahaan tersebut. Mereka hanya berpura-pura untuk mendapatkan motor korban," ucap Kapolsek Kalideres, Komisaris Efendi saat dikonfirmasi, Kamis, 21 Desember 2017.

Akibat perbuatannya,para tersangka dikenakan Pasal 378 Juncto 365 KUHP tentang Penipuan disertai Pencurian dengan Kekerasan. AS

KOMENTAR
500/500