Modus Gembong Hipnotis Lintas Sumatra, Telor Asin dan Batu Mustika

Estimasi Baca :

Foto: Pixabay - Kriminologi.id
Foto: Pixabay

Kriminologi.id - Petugas Kepolisian Sektor Bukuttinggi meringkus gembong tindak pidana hipnotis lintas Sumatera yakni Anwar (46) dan Suardi (65) di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Bukittingi, Sumatera Barat. Aksi mereka terungkap pihak kepolisian saat gembong hipnotnis ini gagal mengelabui pengunjung dengan segala jurus yang mereka pakai.

Kapolsek Bukittinggi Komisaris Polisi Zahari Almi mengatakan para pelaku ini menggunakan berbagai macam modus untuk mengelabui para korbannya.

"Modus pelaku itu menjajakan batu Mustika, investor telur asin, money changer, dan mengaku pengusaha asal Malaysia yang sedang mencari investasi," kata Zahari, Jumat, 13 Juli 2018 seperti dilansir dari RRI.

Zahari melanjutkan, sebenarnya, gembong hipnotis ini berjumlah lima orang, satu di antaranya merupakan perempuan. Namun, petugas hanya berhasil menangkap dua pelaku, yakni Anwar asal Makassar dan Suardi asal Medan. Penangkapan terhadap dua pelaku itu terjadi pada Rabu, 11 Juli 2018.

Berdasarkan pemeriksaan terhadap pelaku, Zahari menjelaskan, setiap pelaku dalam gembong hipnotis itu memiliki peran yang berbeda-beda. Pelaku Anwar, kata Zahari, bertindak sebagai pelaku utama hipnotis. Ia bertugas menginstruksikan keinginannya untuk mengambil uang dan barang berharga lainnya dengan nominal hingga ratusan juta rupiah.

Menurut pengakuan para pelaku, kata Zahari menambahkan, mereka telah beraksi di beberapa lokasi di Sumatra, seperti di Kota Padang, Pekanbaru, dan Bukittinggi.

"Hingga akhirnya tertangkap di Bukittinggi," ujar Zahari.

Untuk wilayah Bukittinggi, para pelaku kerap beraksi di tujuh TKP, Padang di tiga TKP dan Pekanbaru di dua TKP, bahkan kemungkinan masih ada TKP lainnya yang menjadi target wilayah operasi para pelaku hipnotis ini. 

"Masyarakat yang menjadi korban hipnotis dari para pelaku telah membuat laporan dan diperkirakan ada beberapa korban lagi yang akan melapor. Kami perkirakan, pelaku telah berhasil melakukan hipnotis dengan mendapatkan uang ratusan juta," kata Zahari.

Kepada masyarakat, pihak Polsek Bukittinggi mengimbau apabila ada yang pernah menjadi korban hipnotis yang dilakukan para pelaku, maka sebaiknya membuat laporan ke pihak Polsek kota. 

Kini, pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan Polres kota Padang terkait aksi para pelaku yang juga dilakukan di kota Padang. Serta masih memburu tiga orang pelaku yang berhasil melarikan diri saat penangkapan.

“Tiga pelaku ini menjadi daftar pencarian orang (DPO) dan telah mengetahui identitas pelaku, dan pihak Polsek Bukittinggi akan melakukan berbagai upaya untuk menangkap tiga pelaku tersisa," kata Zahari.

Sebab menurut dia, akibat dari aksi gembong hipnotis lintas Sumatera ini telah memakan banyak korban, termasuk warga di Kota Bukittinggi.  DM

Baca Selengkapnya

Home Investigasi Modus Modus Gembong Hipnotis Lintas Sumatra, Telor Asin dan Batu Mustika

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu