Illustrasi: Kriminologi.Id/S. Dwiangga Perwira

Modus Jaringan Pengedar Narkoba, dari Bus Hingga Mobil Mewah

Estimasi Baca:
Selasa, 26 Sep 2017 23:10:42 WIB

Kriminologi.id - Sindikat jaringan pengedar narkoba yang mengedarkan dan membawa barang terlarang itu ke Sumatera Utara sering mengubah modus operandi agar tidak terlacak pihak kepolisian.

Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Sumut Insperktur Jenderal Paulus Waterpauw di Medan, Selasa, 26 September 2017, seperti dikutip dari Antara, mengatakan perubahan modus dalam pendistribusian itu diketahui dari hasil razia di perbatasan.

Jaringan pengedar narkoba tersebut, menurut Paulus sebelumnya selalu membawa dan mendistribusikan narkoba melalui bus penumpang. Setelah modus itu terungkap, pendistribusian diubah dengan menggunakan mobil pribadi, namun berhasil diungkap pihak kepolisian.

BACA:Modus Pelarian Delapan Tahanan Narkoba Polres Jakbar Terungkap

Paulus menambahkan, para pelaku berupaya mengelabui petugas kembali dengan menggunakan mobil mewah. Pola itu juga tercium petugas yang dibuktikan penangkapan mobil mewah yang membawa 134 kilogram sabu-sabu pada akhir Agustus 2017.

Namun jaringan pengedar narkoba tersebut kembali menggunakan mobil biasa seperti yang berhasil ditangkap personel Polsek Medan Kota pada Minggu, 24 September 2017.

"Modusnya selalu berubah, ketika dengan mobil mewah tertangkap juga, kembali ke mobil biasa," katanya menjelaskan.

Menurut kapolda, jaringan pengedar narkoba tersebut selalu menggunakan berbagai modus baru dan sangat mengetahui perkembangan situasi di lapangan.

"Mereka sangat mengetahui caranya karena setiap hari berkecimpung di bidang itu," ujarnya.

Karena itu, Paulus menyatakan sangat membutuhkan dukungan masyarakat, termasuk pengusaha transportasi mengenai pihak-pihak yang menyewa mobil yang dimilikinya.

BACA: Delapan Tahanan Narkoba Kabur, Polres Jakbar Tak Perketat Penjagaan

Personel Kepolisian Sektor Polsek Medan Kota menembak mati dua pengedar narkoba di Jalan Brigjen Katamso, Minggu, 24 September 2017. Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan 3 kilogram sabu-sabu.

Pada 31 Agustus 2017, tim gabungan Bareskrim Polri dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut juga menangkap pasangan suami istri yang membawa 134 kilogram sabu-sabu dengan menggunakan mobil mewah. AS

 

Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500