Modus Kiai Gadungan, Pelaku Ceramahi Lalu Rampas Harta Korban

Estimasi Baca :

Ilustrasi penangkapan pelaku. Foto: Pixabay - Kriminologi.id
Pixabay

Kriminologi.id - Tiga pelaku perampasan dan penipuan berkedok sosok kiai ditangkap Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur. Ketiganya nekat menipu dengan berpakaian layaknya kiai atau ulama. Sebelum merampas harta korban, pelaku lebih dulu berceramah agar korban memberikan sejumlah uang. 

Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Agung Yuda Wibowo, Selasa, 28 November 2017, mengatakan ketiga pelaku yang ditangkap adalah YZ, 50, warga Kraton Pasuruan, YS, 33, warga Kraton Pasuruan, dan SS, 57, warga Kejayan Pasuruan.

Agung mengatakan modus pelaku adalah dengan meminta tolong menanyakan alamat. Kemudian salah satu pelaku mengajak salah satu orang yang dimintai tolong itu mendekat ke mobil dan dikenalkan dengan penumpang yang berpakaian seolah-olah ulama.

Baca: Go-Jek Gadungan 50 Kali Curi Barang Penumpang

"Saat di dalam mobil korban diberikan ceramah agama yang diharapkan akan memberikan barang secara sukarela setelah didoktrin itu. Tapi ketika korban tidak menyerahkan barang itu, mereka tidak segan untuk merampas secara paksa," katanya.

Area operasi yang dilakukan oleh komplotan, kata Agung, ada di 10 tempat kejadian perkara (TKP) antara lain Pasuruan, Jember, Blitar, Trenggalek, Madiun. Hingga saat ini ada 16 orang yang menjadi korban yang adalah rata-rata wanita.

"Sementara barang bukti yang disita adalah perhiasan, uang, pakaian yang digunakan, telepon seluler, mobil," tuturnya.

Agung menambahkan dari pemeriksaan pelaku mengaku melakukan aksinya sekitar dua tahun. Pelaku tertangkap di Jalan Letjen Panjaitan Kelurahan Kenonsari, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember pada Rabu, 18 November 2017, pukul 05.30 WIB.

"Pelaku tertangkap di Jember saat beraksi. TKP di depan rumah yang dilengkapi CCTV. Kemudian menjadi viral. Setelah itu kami lacak dan tangkap," ucapnya.

Baca: Selipkan Pistol di Pinggang, Polisi Gadungan Peras Pengangkut Gas

Dalam video viral itu, terlihat mobil jenis Avanza berhenti di lokasi kejadian. Lalu seseorang yang duduk di bangku depan sebelah kiri turun dari mobil dan berpura-pura menanyakan alamat. Lalu pelaku membuka pintu belakang yang berisi seorang yang berpura-pura menjadi sosok ulama. Alhasil, para pelaku kemudian merampas harta milik korbannya yang diketahui seorang nenek.

Dalam satu hari pelaku mencari beberapa sasaran. Rata-rata ada tiga dan empat TKP yang menjadi target. Namun, para pelaku tersebut kadang berhasil, kadang tidak. 

"Pelaku tidak mengaku dari pondok pesantren mana," ujarnya.

Baca Selengkapnya

Home Investigasi Modus Modus Kiai Gadungan, Pelaku Ceramahi Lalu Rampas Harta Korban

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan tulis komentar kamu