Ilustrasi begal. Ilustrasi: Kriminologi.id

Modus Minta Tanggung Jawab, Begal Sadis Bawa Korban ke Tempat Sepi

Estimasi Baca:
Senin, 10 Sep 2018 06:10:44 WIB

Kriminologi.id - Modus meminta pertanggungjawaban, dua pelaku begal sadis nekat menusuk korban usai dipepet saat mengendarai sepeda motor di Jalan Raya Cianjur-Cipanas, Jawa Barat. Pelaku bahkan tak segan melukai korbannya sebelum menggasak barang berharga milik korban.

Dua pelaku Abdul Aziz Muslim alias Arab warga Kampung Gedug, Desa Palasari, Cipanas dan Hendar alias Upes warga Kampung Tegalega, Desa Palasari, Cipanas atas laporan Faras Rafi Maulana warga Bogor, ditembak aparat Polres Cianjur, Jawa Barat, karena melawan sat ditangkap.

"Kedua pelaku ditembak di bagian kaki karena berusaha melawan dan melarikan diri saat timsus Polres Cianjur hendak menangkapnya. Keduanya merupakan warga Kecamatan Cipanas yang sering beraksi di sejumlah wilayah di Cianjur" kata Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Achmad Gunawan pada wartawan, Minggu, 9 September 2018.

Gunawan menjelaskan, penangkapan terhadap Arab dan Hendra usai pembegalan yang menimpa korban di Jalan Raya Cipanas-Cianjur. Korban dipepet pelaku dan dibawa ke jalan yang sepi.

Setelah kedua pelaku membawanya ke jalan sepi yang jarak beberapa kilometer dari jala utama, tepatnya di Kampung Beunying, Desa Pakuwon, Kecamatan Pacet, keduanya menganiaya korban.

"Pelaku yang memepet korban berdalih kalau korban salah, sehingga meminta pertanggungjawaban korban. Hingga korban dibawa ke tempat sepi dan dianiaya pelaku yang sempat menusukan benda tumpul ke bagian leher korban," kata Gunawan.

Pelaku kabur dengan membawa sepeda motor, telepon genggam dan dompet milik korban setelah korban melawan. Korban ditemukan warga yang melintas yang langsung membawa korban ke RSUD Cimacan untuk mendapatkan pertolongan medis.

Petugas yang mendapat laporan tersebut, langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap kedua pelaku di tempat persembuyiannya. Saat ini kedua pelaku mendekam dalam tahanan Polres Cianjur, guna mempertangungjwabakan perbuatannya.

"Kami melakukan pengembangan kemana saja barang curian tersebut dijual pelaku. Saat ini keduanya sudah mendekam di dalam tahanan," katanya.

Redaktur: Achmad Sakirin
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500