Modus Skimming, Eks Pemain Persebaya Bobol Rekening Nasabah

Estimasi Baca :

Para pelaku pembobol mesin ATM dibekuk oleh polisi. Foto: Ist/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Para pelaku pembobol mesin ATM dibekuk oleh polisi. Foto: Ist/Kriminologi.id

Kriminologi.id - Polisi berhasil mengungkap sindikat pencurian data nasabah bank dengan modus skimming atau menyalin data nasabah yang berada di chip kartu ATM. Salah satu pelaku dalam jaringan itu adalah Vedran Muratovic, warga negara Kroasia yang juga mantan pesepakbola yang pernah merumput bersama Persebaya Surabaya dan Persiba Balikpapan.

Pengungkapan tersebut dilakukan Subdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dengan mengamankan 9 orang warga negara asing dari berbagai negara. 

Baca: Pembobolan ATM, Pelaku Bawa Kabur Boks Berisi Uang

Selain Muratovic, polisi juga menangkap 8 orang WNA lainnya yakni Lazar Stoyanov (Bulgaria), Momchil Iulian Motocu (Bulgaria), Mihai Iulian Motocu (Bulgaria), Viktor Buiukli (Ukraina), Denys Metelskyi (Ukraina), Andrii Chystiavoc (Ukraina), Andrey Ivanov Angelov (Bulgaria), dan Fransescol Iordace (Romania).

Dalam aksinya, para warga negara asing itu juga melibatkan jaringan warga negara Indonesia yang juga ikut diringkus yaitu Eko Wibowo (38), Achmad Zazuli (37) dan Febrian Wino (27)

Kasus pembobolan rekening dengan modus skimming ini berawal dari adanya laporan pihak bank yang mendapatkan keluhan dari nasabah terkait berkurangnya saldo di rekening mereka secara mencurigakan. Kemudian, pihak bank meneruskan keluhan tersebut dengan membuat laporan ke Polda Metro Jaya. 

"Awalnya dari informasi nasabah bank, karena ada transaksi di ATM yang berkurang. Sementara nasabah tidak melakukan penarikan atau transaksi di ATM," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, Selasa, 19 Desember 2017.

Baca: Pembobolan Bank Mandiri Rp 201 Miliar PT CSI Segera Disidangkan

Berdasarkan dari rekaman CCTV, polisi berhasil memperoleh petunjuk pelaku pembobolan tersebut. Polisi kemudian melakukan penelusuran dan mendapati pelaku yang mencoba melakukan pembobolan rekening dengan modus skimming itu yang ternyata adalah warga negara asing.

Dari hasil pembobolan tersebut, para pelaku mengaku telah dua bulan menjalani aksinya itu dan mengantongi keuntungan hingga Rp 300 juta.

Para pelaku yang ditahan di Polda Metro Jaya ini dikenakan pasal 263 KUHP dan pasal 363 KUHP dan pasal 46 jo pasal 30 dan pasal 47 jo pasal 31 ayat (1) dan (2) UU RI No.19 tahun 2016 tentang ITE dan pasal 3,4 dan 5 UU RI No.8 tahun 2010 tentang TPPU.

Baca: Kejagung Belum Tetapkan Tersangka Pembobolan Bank Mandiri Rp 1,4 T

Polisi masih mendalami jaringan pelaku dengan meminta bantuan NCB Interpol untuk mendapatkan tambahan informasi.

"Kami terus selidiki kasus pembobolan ATM ini, ada kemungkinan masih ada pelaku-pelaku yang melakukan tindakan yang sama" kata Argo menambahkan.

Infografik: Cara Cegah Penipuan Bermodus Skimming	https://cdn.kriminologi.id/news_picture_thumb/59d5c52a0aa10-

Baca Selengkapnya

Home Investigasi Modus Modus Skimming, Eks Pemain Persebaya Bobol Rekening Nasabah

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan tulis komentar kamu