Penipuan Berkedok Undian Berhadiah, Pelaku Sebar 43 Ribu SMS Tiap Hari

Estimasi Baca :

Ilustrasi penangkapan pelaku. Foto: Pixabay - Kriminologi.id
Ilustrasi penangkapan pelaku. Foto: Pixabay

Kriminologi.id - Seorang pelaku penipuan berkedok unidan berhadiah melalui layanan pengiriman pesan singkat atau SMS berinisial Ad alias Adi ditangkap aparat Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau. Selain menangkap peria berusia 21 tahun tersebut, polisi juga menyita sejumlah barang bukti.

“Dari tangan tersangka kami menyita 23 unit modem, satu unit notebook serta 7 unit telepon pintar.
Tersangka merupakan warga Sidrap, Sulawesi Selatan. Kami tangkap setelah melakukan scientific investigation,” kata Direktur Kriminal Khusus Polda Riau, Komisaris Besar Gidion Arif Setiawan di Pekanbaru, Riau, Selasa, 29 Mei 2018.

Gidion menjelaskan, penangkapan terhadap Adi berawal dari laporan seorang warga Kota Pekanbaru yang menjadi korban penipuan tersangka pada 26 Mei 2018. Dalam laporannya, korban yang dijanjikan hadiah berupa uang tunai puluhan juta rupiah. Alaih-alih mendapat hadiah tersebut korban malah mengalami kerugian berupa pulsa sebesar Rp 500 ribu.

“Setelah mendapat laporan, kami akhirnya berhasil menangkap tersangka di Dusun Satu, Lokabatu, RT 1/RW W, Kelurahan Aju Bisu, Pitirawa, Sidrap, Sulawesi Selatan,” ujarnya. 

Gidion menuturkan, dari hasil penyidikan tersangka mengaku telah menjalankan bisnis penipuan ini selama dua tahun. Bisnis tersebut dilancarkan tersangka dengan membuat sejumlah laman web seolah-olah dari penyedia jasa layanan telekomunikasi resmi.

"Ada tiga website yang dibuat tersangka, seperti www.gebyarmkios.com, gebyarisiulang-jkt.blogspot.co.id, serta m-kiosjkt.blogspot.co.id ; melalui website itu dia menjaring nomor tersangka," tutur Gidion.

Selanjutnya, Gidion melanjutkan, tersangka mengirimkan SMS secara masif hingga mencapai 43.000 ke seluruh korban setiap harinya. "Seperti menjaring matahari,” ujar Gidion.

Dengan sms sebanyak itu, kata Giddion, ada saja korban yang tertarik. Terlebih tersangka mengiming-imingi hadiah berupa uang tunai sebesar Rp 100 juta, Rp 75 juta, sepeda motor hingga ponsel. Dari aksi kejahatannya itu, terungkap tersangka bisa meraup penghasilan sebesar Rp 15 juta setiap bulan. 

Kepada polisi, tersangka yang tamatan SD itu mengaku mahir di dunia teknologi informasi berkat belajar secara otodidak. Setelah menguasainya, pelaku melancarkan aksinya. 

“Tersangka juga cukup lihai mengganti intonasi serta suara seolah-olah bisa menjadi seseorang yang berbeda, padahal dilakukan oleh orang yang sama,” katanya.

Saat ini tersangka dijerat dengan Pasal 28 ayat 1 Jo Pasal 45A ayat 1 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik. 

Baca Selengkapnya

Home Investigasi Modus Penipuan Berkedok Undian Berhadiah, Pelaku Sebar 43 Ribu SMS Tiap Hari

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu