ilustrasi Penipuan PNS. Ilustrasi: Kriminologi.id

Penipuan CPNS, Eks PHL Ini Modalnya Hanya Silat Lidah

Estimasi Baca:
Rabu, 8 Nov 2017 22:40:19 WIB

Kriminologi.id - Yuli Ratnasari, pelaku penipuan dengan modus menjanjikan kemudahan bagi korban yang ingin menjadi calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS sudah beberapa kali melancarkan aksinya.

Kepala Kepolisian Sektor Kalideres, Kompol Efendi mengatakan tersangka telah melakukan penipuan dengan modus tersebut selama kurang lebih tiga bulan. 

Efendi juga mengatakan, tersangka Yuli telah menipu korbannya dan membuka dua gelombang penerimaan sebanyak dua kali.

"Dia sudah dua kali melakukan aksi penipuan itu, yang pertama dia menerima 40 orang yang ingin jadi PNS dan yang kedua itu ada 70 orang," ucap Efendi kepada Kriminologi, Rabu 8 November 2017.

BACA: Penipuan CPNS di Grup Medsos, Mantan PHL Raup Ratusan Juta Rupiah

Penipuan dengan modus mampu meloloskan tes masuk PNS itu, kata Efendi, tersangka hanya bermodalkan silat lidah. Wanita berusia 23 tahun itu bahkan dapat meyakinkan korbannya agar bisa menjadi PNS.

"Kepada para korban, pelaku hanya mengaku dapat membantu mereka menjadi PNS dan kabar itu disebar oleh korbannya dari mulut ke mulut," kata Efendi.

Lebih lanjut Efendi mengatakan, tersangka bahkan mempekerjakan beberapa orang yang juga menjadi korbannya pada kelompok pertama untuk dengan dalih mengurus administrasi para korban gelombang berikutnya. Mereka bisa tertipu, kata Efendi, karena tersangka beralasan menunggu kepastian dari pihak pemerintah kota.

"Para korban yang dipekerjakan itu merupakan korban di golongan pertama yang ditipu oleh pelaku dengan bayar Rp 150 ribu," ucap Efendi.

BACA: Tipu 51 Guru Honorer, Seorang Pria Dibekuk

Menurut Efendi, para korban kebanyakan hanya lulusan Sekolah Menengah Atas atau SMA. Mereka secara sukarela menghubungi tersangka dan meminta bantuan untuk dapat menjadi PNS. Informasi itu didapat para korbannya dari mulut ke mulut.

"Setelah korban menghubungi pelaku dan setuju sengan syarat-syarat yang diajukan, pelaku mengumpulkan para korban di grup BBM," kata Efendi.

Selanjutnya, kata Efendi, di group aplikasi berbagi pesan itu, pelaku memberikan arahan kepada para korban, mulai dari berkumpul hingga meminta para korban untuk menjalani tes.

"Pelaku mengarahkan para korban untuk menjalani tes di Gor Cendrawasih, Jakarta Barat," ucap Efendi.

Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kasus penipuan dengan modus penerimaan PNS tersebut lantaran diduga korban penipuan itu akan terus bertambah.

BACA: Kepergok Bawa Alat Komunikasi, Peserta Tes CPNS Masuk "Blacklist"

Penyidik Polsek Kalideres, Jakarta Barat menangkap Yuli Ratnasari, pelaku penipuan terhadap 130 korbannya dengan modus menjanjikan kemudahan menjadi Pegawai Negeri Sipil, Senin 7 November 2017.

Yuli dibekuk polisi saat memberikan pengarahan kepada para korban di Gelanggang Olahraga Remaja di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.

Yuli melancarkan aksinya, wanita yang mengaku mantan Pekerja Harian Lepas itu menyebarkan informasi yang mengatakan bahwa ia bisa membantu jika ada yang ingin bekerja sebagai PNS. AS

Reporter: Rizky Adytia
Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500