Ilutrasi: Mesin ATM Foto: Pixabay.com

Penipuan di ATM Bermodus Ganjal Kartu Terungkap

Estimasi Baca:
Selasa, 21 Nov 2017 16:30:27 WIB

Kriminologi.id - Penipuan di anjungan tunai mandiri atau ATM dengan modus mengganjal kartu dan berpura-pura menolong berhasil diungkap Polres Bantul, DIY. Dua orang tersangka pelaku penipuan yaitu AA dan GY ditangkap setelah korban melapor ke kepolisian pada 19 Oktober 2017 lalu.

"Pengungkapan kasus ini menindaklanjuti laporan korban yang kemudian pihak kepolisian melakukan pengumpulan beberapa informasi dan upaya penyelidikan. Dari hasil penyelidikan itu kita dapat mengamankan dua tersangka," kata Kapolres Bantul, AKBP Imam Kabut Sariadi, di Bantul, Selasa 21 November 2017.

Baca: Pembunuhan Gadis Difabel di Yogya, Polisi Dalami Dugaan Pemerkosaan

Imam menambahkan, dua tersangka yakni AA yang merupakan warga Ciamis dan GY warga Bogor, masing-masing mempunyai peran berbeda dalam melancarkan penipuan terhadap korban yang akan melaksanakan transaksi di mesin ATM.

"Salah satu orang tersangka berpura-pura sebagai pihak yang mengarahkan korban untuk menghubungi nomor saat korban di ATM, kemudian tersangka lainnya (yang dihubungi korban) berpura-pura sebagai pegawai bank yang ada di pusat," katanya.

Imam menuturkan, kejadian ini bermula dari seorang nasabah bank yang akan melakukan transaksi di mesin ATM wilayah Cengkiran Pandak, tetapi saat memasukkan kartu ATM, kartu tersebut tidak bisa keluar karena terganjal di dalam.

Baca: Jejak Narkoba Polisi, dari Pangkat Brigadir hingga Ajun Komisaris

Lalu korban didatangi tersangka dan menanyakan permasalahannya, setelah dijelaskan tersangka menyarankan agar menghubungi nomor yang ada di dalam server yang tertera dalam mesin ATM tersebut.

"Kemudian korban menelepon seolah-olah nomor pusat pelayanan nasabah, yang kemudian dari telpon menyampaikan agar korban segera ke bank terdekat untuk urus ATM, dan dalam percakapan itu si korban juga diperintahkan menyampaikan nomor pin kepada penelepon," katanya.

Selanjutnya korban pergi ke bank terdekat untuk mengurus hilangnya kartu ATM yang tertelan tersebut, ternyata dalam waktu yang tidak lama uang yang ada dalam tabungan korban sudah berkurang Rp 14 juta.

"Kedua tersangka saat ini sudah kami tahan berikut barang bukti, adapun pasal yang dikenakan pasal pencurian dengan pemberatan pada pasal 363 KUHP, yang mana dia mendapatkan ancaman hukuman penjara maksimal tujuh tahun," kata Imam. AN

Infografik: Cara Cegah Penipuan ATM Bermodus Skimming

KOMENTAR
500/500