kasus Pencurian dengan Kekerasan (Curas) dengan Modus Gembos Ban dan Pecah Kaca di Bogor. Foto: Ist/Kriminologi.id

Perampok di Tol Jagorawi Gasak Rp 79 Juta, Pecah Kaca Saat Ganti Ban

Estimasi Baca:
Selasa, 4 Sep 2018 13:00:37 WIB

Kriminologi.id - Perampokan dengan modus gembos ban terjadi di Tol Jagorawi KM 31.800 di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada 13 Agustus 2018 lalu.

Perampok sempat memecahkan kaca samping sebelum menggeasak uang Rp 79 juta. Adapun empat perampok itu adalah DA (35), EM (36), GU alias GUN (27), HE (30), dan NA (34).

Peristiwa itu terjadi tak lama setelah ia keluar dari sebuah bank. Alhasil duit Rp 79 juta raib dibawa kabur pelaku berjumlah empat orang.

Awalnya korban melakukan transaksi di Bank Mandiri Pemda. Sekitar pukul 15.00 WIB, ia keluar dari bank tersebut dengan menggunakan Toyota Avanza warna silver dengan nomor polisi F 1203 KL, tanpa menyadari jika ban mobilnya telah digembosi pelaku.

Korban kemudian masuk ke jalan tol arah Jakarta melalui gerbang Tol Sentul utara. Saat mengemudikan kendaraan, tiba-tiba ban bagian belakang berbunyi keras seperti ban gembos.

Korban kemudian menepikan kendaraan di KM 31.800. Saat mengecek kondisi ban mobil tersebut, korban mendapati ban kiri bagian belakang dalam keadaan bocor.

Sekira pukul 16.00 WIB, saat ia berada di dalam mobil, tiba-tiba dua pelaku muncul dan langsung memecahkan kaca mobil bagian kiri depan. Mereka mengambil tas yang ada di dalam mobil.

Korban berusaha mempertahankan tas namun pelaku melukai tangan kanan dan kirinya dengan menggunakan kapak kecil. Korban pun menyerah dan hanya mampu melihat pelaku membawa kabur tas berisi uang Rp 79 juta miliknya.

Setelah kejadian itu, ia kemudian melaporkan ke polisi. Kurang lebih dua minggu penyelidikan, polisi kemudian berhasil menangkap empat pelaku. Mereka adalah DA (35), EM (36), GU alias GUN (27), HE (30), dan NA (34).

Polisi menyita beberap barang bukti antara lain 3 Unit sepeda motor, 6 buah alat penusuk ban yang terbuat dari besi potongan penyangga payung, beberapa dompet, helm dan jaket  yang digunakan pelaku, 6 buah ponsel dan beberapa kartu ATM.

Atas perbuatannya, empat pelaku dijerat Pasal 365 KUHPidana, dengan ancaman  pidana kurungan maksimal 9 tahun penjara.

Reporter: Marselinus Gual
Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500