Ilustrasi perampokan ponsel. Ilustrasi: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Perampok Pekanbaru Incar Wanita, Modusnya Pura-pura Kenal

Estimasi Baca:
Kamis, 9 Ags 2018 14:35:01 WIB

Kriminologi.id - Komplotan perampok yang merampas harta milik seorang turis warga negara Singapura di Pekanbaru kerap mengincar wanita dengan modus pura-pura kenal saat keluar dari ATM. Jajaran Polres Kota Pekanbaru, Riau, menangkap dua dari tiga pelaku berinisial ZC dan RB. 

Dalam menjalankan aksinya, komplotan perampok yang menggunakan modus pura-pura kenal, berusaha mengalihkan perhatian korbannya. Selanjutnya, pelaku menarik korban ke dalam mobil untuk dilucuti barang-barang berharga yang dibawanya. 

“Pengakuan kedua tersangka mereka telah beraksi enam kali dengan modus seperti itu. Seluruh korban para tersangka ini adalah perempuan yang baru keluar dari ATM atau penukaran uang,” kata Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Aryanto di Pekanbaru, Kamis, 9 Agustus 2018.

Bimo mengungkapkan, komplotan perampok ini tidak segan menganiaya korbannya yang biasanya adalah wanita yang baru keluar dari mesin ATM dan penukaran uang atau money changer di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.

“Kedua tersangka merupakan residivis yang pernah dipenjara dalam kasus pencurian kendaraan bermotor,” ujarnya.

Bimo mengatakan, tersangka ZC dan RB ditangkap pada Rabu, 8 Agustus 2018. Penangkapan tersebut dilakukan selang empat hari setelah peristiwa perampokan terhadap Hamidah binti Abdullah (56) tersebut. 

Menurut Bimo, usai korban membuat laporan ke Polisi, jajarannya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, ia juga mengerahkan tim 807 yang merupakan tim khusus guna mengungkap kejahatan jalanan di Pekanbaru.

Dari serangkaian penyelidikan, polisi akhirnya mengantongi identitas dan alamat salah satu tersangka. Tanpa membuang waktu, tim yang dipimpin Kanit Buser Ipda Rahmad Wibowo langsung bergerak dan berhasil menangkap tersangka pertama berinisial ZC.

"Tersangka ditangkap di daerah jalan Pesisir Kecamatan Rumbai," ujarnya.

Dari tersangka ZC, polisi kembali melakukan pengembangan dan berhasil meringkus tersangka kedua berinisial RJ. Dia diamankan di Jalan HR Soebrantas. Sementara, seorang pelaku lainnya berinisial EY sebagai DPO.

Selain itu, Bimo juga mengatakan jika dari penangkapan tersebut jajaranya turut menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya satu unit mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi BM-1736-NT dan uang diduga hasil perampokan sebesar Rp 900 ribu. AS

Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Achmad Sakirin
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500