Ilustrasi Barisan kesatuan Polri, Foto: Antaranews.com

Pria Bermodus Polisi, Tipu dan Intimidasi Korban

Estimasi Baca:
Selasa, 17 Okt 2017 20:48:41 WIB

Kriminologi.id - Seorang pria paruh baya inisial EY ditangkap oleh Kepolisian Sektor Balaraja, Tangerang. EY ditangkap karena menipu Agus Barli di rumahnya di wilayah Pasarkemis pada Sabtu, 14 Oktober 2017.

Tak tanggung-tanggung, EY mengaku sebagai polisi dengan pangkat Komisaris Polisi atau Kompol. Bahkan aksi ini sudah dilakukan sejak dua tahun terakhir.

“Dengan menyandang status Kepolisian yang berpangkat Kompol, pelaku berhasil menipu korbannya," kata Kapolsek Balaraja Kompol Wendy Andrianto, Balaraja, Selasa, 17 Oktober 2017.

Dalam aksiya, EY kerap gonta-ganti asal tempat tugas. Ketika diinterogerasi, ia mengaku sebagai anggota polisi dari dari Polda Metro Jaya, sedangkan kepada Agus Barli, ia mengaku dari Polda Banten.

“Dari keterangan pelaku yang simpang siur membuat kecurigaan dan dari penyidikan yang kami lakukan akhirnya pelaku pun mengakui bahwa pelaku bukan anggota kepolisian,” katanya.

Baca: Selipkan Pistol di Pinggang, Polisi Gadungan Peras Pengangkut Gas

Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 lembar kuitansi tertulis Rp 40.000.000, 1 lembar surat kuasa, 1 buah KTP, dan 1 buah kartu anggota kepolisian.

Polisi juga menyita 1 buah tanda kewenangan penyidik, 1 stel pakaian dinas beserta atribut berpangkat Kompol, 1 pasang sepati hitam dan 1 pucuk senjata replika.

EY dijerat Pasal 378 dan 372 penipuan dan penggelapan, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Baca: Peras Warga, Polisi dan Wartawan Gadungan Diamankan

Modus penipuan dengan mengaku sebagai anggota polisi sebenarnya kerap terjadi. Akhir September lalu, Satuan Reserse Kriminal Polsek Lembang, Jawa Barat menangkap lima orang polisi gadungan, Rabu, 27 September 2017.

Mereka mengaku sebagai anggota polisi guna memeras dan menganiya empat orang mahasiwa di kawasan Punclut, Desa Pagerwangi Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

"Para korban diintimidasi, mereka dituduh melakukan perbuatan melawan hukum," kata Kepala Polres Cimahi Ajudan Komisaris Besar Rusdy Prawira Suryanagara di Polsek Lembang, seperti dilansir RRI.co.id, Kamis, 28 September 2017.

Empat orang korban kelompok ini adalah Rizky (22), Ivan (22), Lutfi (22) dan Agung (21). Mereka dianiaya dan diperas oleh pelaku saat berfoto-foto didepan Villa PKS Punclut.

Menurut Rusdy, keempat korban tak bisa berbuat apa-apa ketika polisi gadungan itu datang memeras. Akibatnya, tiga sepeda motor dan jam tangan, ponsel dan uang senilai Rp 1,3 juta milik salah satu korban diambil pelaku.

Baca: Sering Peras Masyarakat, Polisi Gadungan Ditangkap

Setelah korban tidak berdaya, kata Rusdy, pelaku yang dipimpin oleh seseorang bernama Remon ini kemudian membawa Rizky dan tiga rekannya dengan menggunakan kendaraan. Ketika tiba di sebuah lokasi yang sepi, pelaku menurunkan keempatnya dengan kondisi terikat dan mulut dilakban.

"Para korban tidak bisa melawan karena tangannya diikat, mulutnya disekap lakban. Lalu ditinggalkan di daerah Pasirwangi dengan tubuh masih dslam keadaan terikat," tuturnya.

Baca: Waspada, Petugas PLN Gadungan Tawarkan Paket Subsidi

Di bulan sama, Polsek Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, membekuk seorang polisi gadungan berinisial QQO, 30, Sabtu, 16 September 2017 pukul 01.00 WIB. Pelaku ditangkap karena melakukan tindak pidana dengan membawa senjata airsoft gun.

"Kejadian tersebut terjadi di Taman Pilar Jalan Gatot Subroto, Desa Karang Aduh, Kecamatan Cikarang Utara. Penangkapan tersebut dilakukan oleh petugas yang sedang berpatroli," kata Kepala Polsek Cikarang, Komisaris Polisi Pudji Hardi di Kabupaten Bekasi, Selasa.

Polsek Cikarang mendapat laporan dari masyarakat soal adanya pria yang mengaku sebagai anggota polisi dan menakut-nakuti warga dengan membawa senjata jenis airsoft gun.

"Tersangka kedapatan membawa senjata jenis airsoft gun dengan memakai kaos polisi, menggunakan kewenangan Polri, membawa handy talky (HT)," katanya.

Baca: Polisi Tangkap Aparat Gadungan Pengguna ID RTMC di Polda Metro Jaya

Dalam penangkapan itu, petugas juga mengamankan amunisi dan peluru tajam dari kantong pelaku. Kemudian, petugas menghampiri seorang yang sedang duduk-duduk di Taman Pilar sambil mengobrol dan mengaku sebagai anggota Polisi. MG

 

KOMENTAR
500/500