Ilustrasi pencurian kotak amal, Ilustrasi: Pixabay

Pria Curi Kotak Amal di Masjid Bermodus Cari Sumbangan

Estimasi Baca:
Sabtu, 11 Nov 2017 22:00:24 WIB

Kriminologi.id - Seorang pria paruh baya bernama Mis ditangkap polisi karena mencuri uang di kotak amal Masjid Ad Da'wah, Kelurahan Loloan Timur, Kabupaten Jembrana, Bali. Mis ditangkap di musala makam Buyut Lebai di Lingkungan Ketugtug, Kelurahan Loloan Timur, tidak jauh dari lokasi kejadian, setelah aksinya terekam lewat CCTV.

"Pelaku sempat terekam CCTV Masjid Ad Da'wah saat melakukan aksinya pada hari Kamis lalu, lalu aksinya tersebar di media sosial dan pesan berantai hingga akhirnya tertangkap," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jembrana AKP Yusak Agustinus Sooai di Negara, Sabtu, 11 November 2017.

Baca: Dua Bocah di Bawah Umur Curi Laptop Demi Sabu-sabu

Dalam menjalankan aksinya, warga asal Kabupaten Sumenep, Jawa Timur ini berpura-pura sebagai petugas pencari sumbangan dana pembangunan salah satu pondok pesantren di Sumenep, lalu saat sepi mencongkel kotak amal dengan menggunakan obeng.

"Pelaku berikut barang bukti dua buah obeng, serta beberapa barang lainnya dibawa ke Polsek Negara yang menangani kasus ini," katanya.

Saat berada di musala makam Buyut Lebai yang sering dikunjungi peziarah, pelaku diduga hendak melakukan aksi serupa.

Kasus serupa juga terjadi Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung pada 16 September 2017. Polisi meringkus M Pranata Saputra karena mencuri kotak amal berisi uang Rp 500 ribu. Uang hasil pencurian itu ia gunakan untuk membeli baju dan minuman keras.

Baca: Dua Pemuda Diringkus Lantaran Curi Ponsel di Indekos

Berbeda dengan Mis yang mencuri uang kotak amal langsung di masjid, Pranata sendiri mencuri kotak amal di Rumah Makan Sikumbang Jaya Pangkalpinang. Kotak amal yang dititipkan di rumah makan tersebut adalah milik sebuah masjid di wilayah Airgegas Bangka Selatan.

Menurut pengakuan tersangka, ia sudah melakukan aksi pencurian ini selama 3 bulan. Ia menyasar rumah atau warung di sekitar tempat tinggalnya. Selain mencuri kotak amal, Saleh menjelaskan, tersangka juga kerap mencuri tabung gas dan menjualnya seharga Rp 50 ribu hingga Rp 70 ribu per tabung. MG

Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Reza Yunanto
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500