Pura-pura Tanya Alamat, Pedangdut Dirampok Gara-gara Piala Dunia

Estimasi Baca :

Ilustrasi pencurian dengan kekerasan. Foto: Kriminologi.id.id - Kriminologi.id
Ilustrasi pencurian dengan kekerasan. Foto: Kriminologi.id.id

Kriminologi.id - Penyanyi Dangdut asal Sampang, Madura, Jawa Timur, bernama Yeni Ratnawati menjadi korban perampokan. Perampokan yang dilakukan oleh tiga pelaku menggunakan modus menanyakan sebuah alamat yang ternyata hanya pura-pura. Dalam peristiwa perampokan itu, korban mengalami kerugian hingga puluhan juta. 

Kapolres Sampang, Ajun Komisaris Besar Polisi Budhi Wardiman, mengatakan terkait kasus perampokan yang terjadi pada 24 Juni 2018 pukul 23.00 WIB tersebut, pihaknya telah menangkap dua dari tiga pelaku. Adapun seorang pelaku lainnya hingga kini masih buron. 

“Dua pelaku perampokan yang berhasil kami tangkap ini masing-masing bernama Abd Kowi (40), warga Desa Pandan Kecamatan Omben. Lalu Haryanto bin Samin (34), warga Desa Moktesareh Kecamatan Kedungdung. Sementara pelaku yang masih buron berinisial D,” kata Budhi Wardiman.

Budhi menjelaskan, peristiwa perampokan yang dialami Yeni terjadi di rumahnya di Jalan Kusuma Bangsa, Kota Sampang, Madura, Jawa Timur. Beruntung, saat itu nyawa korban dan keluarganya selamat. Hanya, kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta yang berasal dari barang berharga berupa emas 40 gram, telepon seluler, uang Rp 2 juta dan sepeda motor Yamaha N-Max.

Peristiwa perampokan yang menimpa Yeni, kata Budhi, bermula ketika ada tamu tak dikenal mendatangi rumah korban dengan berpura-pura menanyakan alamat rumah. Setelah sang tuan rumah menghampiri, pelaku langsung mengalungkan sebilah celurit ke leher ayah Yeni bernama Samhari (55) yang saat itu membukakan pintu rumah.

“Korban yang berada di rumahnya hanya ayah, ibu, adik dan keponakan korban, jadi tidak bisa melawan pelaku. Kemudian pelaku masuk ke rumah disertai ancaman dan menggasak barang korban,” katanya.

Usai perampokan, korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Mendapat informasi demikian, polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap dua dari tiga pelaku pada Selasa, 10 Juli 2018. 

"Penangkapan pelaku perampokan ini berkat hasil rekaman CCTV yang ada di traffic lights Jalan Jaksa Agung Suprapto, karena setelah beraksi mereka lewat sana, kita selidiki akhirnya ditangkap," ujar kapolres.

Di hadapan polisi, kedua pelaku perampokan itu menjelaskan peran masing-masing. Pelaku bernama Abd Kowi bertugas mengancam korban dengan mengalungkan celurit. Kemudian, eksekutor inisial ID, dan Haryanto bertugas menjaga situasi diluar rumah.

Keduanya mengaku menyasar rumah seorang penyanyi tersebut karena salah satu pelaku sudah kenal dengan korban dan mengetahui situasi rumah.

“Saya hanya bertugas mengancam ke korban pak, yang ngambil barangnya si ID, hasil rampokan dijual buat bayar hutang Rp25 juta, sebenarnya saya hanya diajak untuk membantu Haryanto melunasi hutang saja, karena taruhan bola Piala Dunia,” kata pelaku Abd Kowi.

Atas perbuatannya, kedua pelaku perampokan yang telah tertangkap terancam hukuman pidana 12 tahun penjara karena telah melanggar pasal 365. 

Baca Selengkapnya

Home Investigasi Modus Pura-pura Tanya Alamat, Pedangdut Dirampok Gara-gara Piala Dunia

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu