Rampok Mengaku Polisi, Siksa Sopir Angkot di Rumah Kosong

Estimasi Baca :

Ilustrasi Pembacokan. Foto: Kriminologi.id - Kriminologi.id
Ilustrasi Penganiayaan, Foto: Kriminologi.id

Kriminologi.id - Petugas Kepolisian Sektor Medan Baru, Sumatera Utara, meringkus pelaku perampokan terhadap sopir angkot yang terjadi di Kampung Kubur, Jalan Zainul Arifin, Medan. Pelaku yang bernama Syahdin Amal Purba diringkus pada Jumat, 1 Desember 2017. Saat akan ditangkap, Syahdin yang juga polisi gadungan itu melawan hingga terpaksa ditembak di kakinya.

Kronologi kasus itu bermula saat korban yang bernama Febrianto Aritonang yang berprofesi sebagai sopir angkot sedang berjalan kaki di kawasan Kampung Kubur, Selasa, 28 November 2017. Tiba-tiba korban dipanggil oleh pelaku yang mengaku anggota polisi, dan menuduhnya membawa narkoba jenis sabu-sabu.

Baca: Pesta Sabu di Kandang Ayam, Lurah dan Buruh Diringkus

"Demi melancarkan aksinya, polisi gadungan ini mengaku bekerja sebagai anggota Polri," ujar Kapolsek Medan Baru Kompol Viktor Ziliwu, Jumat, 1 Desember 2017.

Setelah mengancam korban, kemudian pelaku membawanya ke sebuah rumah kosong dan mengikat tangan korban serta menyumpal mulut. Pelaku kemudian mengambil ponsel serta uang Rp 34.000 milik korban. Usai menggasak harta korban, pelaku juga menganiaya korban hingga babak belur. Korban ditampar dan dada korban diinjak oleh pelaku.

Baca: Ribut Uang Setoran, Anggota Ormas Tewas Dikeroyok

Punggung Febrianto juga dipukul besi tiang antena TV dan juga menggunakan selang air. Korban lalu dimasukkan ke dalam tong berisikan 3 ribu liter air. Saat itu wajah korban ditutup dengan baju. Setelah puas melancarkan aksinya, Syahdin membawa kabur angkot korban.

"Jadi usai merampok, pelaku kemudian pergi ke kawasan Mangkubumi, untuk menyembunyikan barang curiannya," kata Victor. AN

Baca Selengkapnya

Home Investigasi Modus Rampok Mengaku Polisi, Siksa Sopir Angkot di Rumah Kosong

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan tulis komentar kamu