Rilis kasus perampasan motor dan perkosaan di Jakarta Utara. Foto: Ist/Kriminologi.id

Sejoli Dituduh Mesum, Motor Dirampas dan Wanita Diperkosa

Estimasi Baca:
Selasa, 14 Ags 2018 19:30:33 WIB

Kriminologi.id - Polisi menangkap dua pria berinisial BJ dan DJS terkait kasus pemerkosaan dan perampasan sepeda motor pada Sabtu, 11 Agustus 2018. Pelaku melancarkan aksinya dengan modus menuding korban yakni BSN dan kekasihnya berinisial MT melakukan mesum di kawasan Jembatan Tiga Pertamina, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara. 

Aksi BJ dan DJS bermula saat kedua korban tengah berada di kawasan Jembatan Tiga Pertamina. Kala itu, pasangan kekasih itu tengah asyik menimkati suasana malam Minggu di pinggir jalan.

Tiba-tiba kedua pelaku mendekat dan langsung menuding BSN telah memiliki seorang istri. Bahkan, para tersangka menuding keduanya telah berbuat hal tak senonoh dan akan melaporkan kejadian itu kepada polisi. Tak hanya itu, salah seorang pelaku juga sempat memukul helm yang masih dikenakan BSN.

"Korban inisial MT ini ketakutan dan langsung meninggalkan kekasihnya dan kedua tersangka. Namun, dikejar oleh tersangka DJS," ucap Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Martua Silitonga di Mapolsek Kelapa Gading, Selasa, 14 Agustus 2018.

Melihat kekasihnya pergi dan dalam penguasaan salah seorang tersangka, BSN memutuskan untuk mengejarnya dan meninggalkan motornya. Sayangnya, usahanya itu sia-sia. MT kabur entah kemana.

BSN pun memutuskan untuk kembali ke lokasi sebelumnya guna mengambil sepeda motornya. Saat tiba di lokasi, BSN pusing bukan kepalang. Sepeda motornya raib, diduga telah diambil satu pelaku lainnya.

"Korban yang mengejar kekasihnya itu meninggalkan motornya dalam kondisi kunci masih terpasang di motor. Sehingga dibawa kabur oleh pelaku," kata Martua.

Rupanya, kata Martua, salah seorang pelaku yakni DJS masih mengejar MT, kekasih BSN. Gadis itu berhasil dikejar lalu dibawanya ke tempat tinggalnya di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur. Di lokasi itulah DJS memperkosa MT. Bahkan, tersangka BJ yang juga sudah berada di rumah itu ikut memperkosa MT.

Setelah kedua tersangka memperkosa MT, kata Martua, para tersangka mengantar wanita itu ke sebuah tempat tak jauh dari rumah MT. Bahkan, para tersangka juga sempat mengancamnya agar tidak melapor ke polisi. Sayangnya, ancaman itu tak digubris korban. 

Usai diantar para tersangka, korban MT itu melaporkan ke kekasihnya yang kemudian melanjutkan hal itu kepada polisi. 

Tepat pada Minggu, 12 Agustus 2017, tersangka BJ dan DJS berhasil dibekuk masing-masing di kediamannya. Bahkan, polisi terpaksa menembak kaki DJS lantaran mencoba melarikan diri dengan cara naik ke atas atap kontrakannya.

"Kami tangkap tersangka BJ di kawasan Kelapa Gading. Sedangkan DJS kami tangkap di kontrakannya di Rawamangun ya. Tersangka DJS kami beri tindakan tegas karena mencoba melarikan diri saat ditangkap," kata Martua.

Kini kedua tersangka harus mendekam di jeruji besi lantaran dijerat dengan Pasal 365 Ayat (2) tentang Pencurian dengan Kekerasan serta Pasal 285 tentang Pemerkosaan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

KOMENTAR
500/500