Ganja. Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Warga Rusia Selundupkan Hasis, 63 Bungkus Diselipkan lewat Anus

Estimasi Baca:
Senin, 2 Jul 2018 16:55:39 WIB

Kriminologi.id - Tindakan Andrei Tobolin (29) menyelundupkan narkoba jenis hasis terbilang nekat. Sebanyak 63 bungkus hasis dengan berat total mencapai 386,41 gram diselipkan Tobolin lewat anus dan ditimbun di dalam saluran pencernaan.

Akibat tindakan nekat tersebut, warga negara Rusia itu dituntut dengan hukuman 7 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan kurungan. 

Penyelundupan hasis itu terungkap dalam persidangan di Pengadilan Negeri Denpasar. Tobolin dijerat dengan pasal kepemilikan narkotika.

"Memohon kepada majelis hakim menjatuhkan terdakwa dengan kurungan 7,5 tahun penjara dan denda sebesar Rp 1 miliar, subsider tiga bulan," kata JPU Sutarta dalam sidang pembacaan tuntutan terhadap Tobolin di PN Denpasar, Senin, 2 Juli 2018.

JPU menjerat Tobolin dengan Pasal 113 ayat 1 Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Tobolin ditangkap karena diduga melakukan tindak pidana memproduksi, mengimpor, mengekspor Narkotika golongan I jenis hasis seberat 389,14 gram bruto.

"Benar memang dalam hal ini masuk dalam katagori mengimpor. Tetapi narkoba yang dibawanya untuk dikonsumsi sendiri," ujar Sutarta dalam nota tuntutan.

Kasus tersebut bermula ketika petugas Bea dan Cukai Bandara Ngurah Rai Bali melihat gelagat mencurigakan Tobolin saat tiba di Bandara Ngurah Rai pada 14 Januari 2018.

Tobolin berangkat dari Katmandu, Nepal dengan menumpang pesawat Malindo Air dengan tujuan Denpasar, Bali. Saat dilakukan pemeriksaan dengan menggunakan X-Ray, baik kepada Tobolin maupun barang bawaanya, petugas melihat gelagat mencurigakan.

Petugas kemudian menggiring Tobolin untuk dilakukan pemeriksaan lebih mendalam di Rumah Sakit BIMC untuk dilakukan rontgen/ct scan.

Hasil Rontgen/CT Scan tersebut ternyaya menemukan benda yang mencurigakan di dalam saluran pencernakan Tobolin.

Atas temuan itu, selanjutnya dilakukan upaya pengeluaran terhadap benda tersebut dengan memberi obat pencahar kepada Tobolin

Tidak lama kemudian dari lubang anus Tobolin keluar plastik bening yang di dalamnya berisikan narkotika jenis hasis sebanyak 63 bungkus. Setelah dilakukan penimbangan, beratnya mencapai 386,41 gram.

Redaktur: Reza Yunanto
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500