Ilustrasi/Twitter.com

Kasus Bendera Terbalik, Kata Publik Malaysia Soal Dugaan Sabotase

Estimasi Baca:
Selasa, 22 Ags 2017 11:13:54 WIB

Kriminologi.id - Kepala Kepolisian Malaysia Inspektur Jenderal Khalid Abu Bakar mengatakan, aparatnya sudah menerima laporan terkait bendera Merah Putih terbalik yang menjadi suvenir saat acara pembukaan SEA Games 2017 di Kuala Lumpur. Penyelidikan itu termasuk adanya dugaan sabotase dalam pencetakan buku panduan pesta olah raga bangsa-bangsa Asia Tenggara itu.

"Kami akan menyelidiki apakah ada unsur sabotase atau tidak. Marilah kita melakukan penyelidikan terlebih dahulu sebelum melakukan tindakan selanjutnya," kata Jenderal Khalid Abu Bakar dalam pernyataannya seperti yang dikutip dari laman Free Malaysia Today di Kuala Lumpur, Senin, 21 Agustus 2017.

Sabtu, 19 Agustus 2017, Menteri Pemuda dan Olah Raga Indonesia, Imam Nahrawi, memprotes panitia SEA Games Kuala Lumpur 2017 setelah dia menemukan bendera Merah Putih dicetak terbalik dalam buku cindera mata khusus KL2017. Bendera di dalam buku itu menunjukkan merah berada di bawah dan warna putih berada di atas menyerupai bendera Polandia dan Monako.

Imam Nahrawi meminta Menteri Pemuda dan Olah Raga Malaysia Khairy Jamaluddin agar segera memerintahkan panitia penyelenggara agar tidak menyebarkan lagi semua salinan buku resmi SEA Games Kuala Lumpur 2017 dan menariknya dari peredaran. “Peristiwa ini sangat memalukan di tengah acara yang ditonton jutaan orang.”

Khairy, yang mengawasi Komite Penyelenggara SEA Games Malaysia 2017, sudah bertemu Iman dan meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia. Khairy, seperti dilansir Channel News Asia, bahkan menelepon Imam untuk menegaskan permintaan maaf. “Kami menyesali kekeliruan itu, saya berharap ini tidak mengurangi persahabatan kedua negara,” ucap Khairy.

Munculnya dugaan sabotase terhadap proses pencetakan buku panduan SEA Games ke-29 itu mendapat tanggapan beragam dari publik Malaysia. Perkara bendera terbalik ramai dikomentari seperti yang terekam dalam kolom artikel bertajuk Polis akan siasat jika wujud sabotaj buku Sukan SEA, yang ditayangkan Free Malaysia Today, Senin, 21 Agustus 2017.

Akun yang mengaku bernama Zuebeda Yazid, misalnya, mengatakan agar publik bersabar dan menyerahkan kasus ini kepada pihak berwenang. “Persepsi negatif sebegini memang membawa dampak dan kesalahpahaman yang bisa memicu kemarahan pihak Jakarta. Diharap proses ini berjalan dengan baik serta harmoni,” katanya.

Komentar senada Zuebeda juga muncul dari akun bernama Dobel A. “Usutlah, mana tahu ada pihak-pihak yang sengaja mensabotase agar nama negara (Malaysia) dipandang negatif. Apapun, semoga kemaafan dari Malaysia dapat membuang rasa kesalahpahaman dengan Indonesia,” kata Dobel A, mengomentari artikel yang sama.

Tak sedikit pembaca media daring independen itu yang memuji langkah Khairy meminta maaf kepada rakyat Indonesia. “Investigasi perlu dilakukan jika benar ada unsur sabotase. Tapi permohonan maaf yang dilakukan KJ (Khairy Jamaluddin) adalah satu tindakan terpuji dan ini menunjukkan keikhlasan beliau memohon maaf,” kata akun Shahrul Mohamad. BC

KOMENTAR
500/500