Presiden Kennedy. Foto: ThoughtCo

Misteri Telepon 25 Menit Sebelum Pembunuhan Kennedy

Estimasi Baca:
Minggu, 29 Okt 2017 10:49:01 WIB

Kriminologi.id - Dua puluh lima menit sebelum Presiden Amerika Serikat John Fitzgerald Kennedy terbunuh, sebuah surat kabar Inggris menerima petunjuk tanpa nama tentang "beberapa berita besar" di Amerika Serikat, menurut kumpulan lebih dari 2.800 dokumen yang dirilis Kamis malam, 26 Oktober 2017 waktu setempat, oleh Arsip Nasional AS.

Panggilan misterius itu disampaikan kepada wartawan senior di Cambridge News, surat kabar lokal di East Anglia, Inggris bagian timur, 22 November 1963, pukul 06.05 waktu lokal. Kennedy ditembak tak lama kemudian saat mengendarai iringan mobil presiden di Dallas, Texas, pukul 12.30. Dallas enam jam lebih lambat ketimbang waktu Inggris.

Baca: Trump Akan Ungkap Dokumen Pembunuhan Kennedy

"Penelepon hanya mengatakan wartawan Cambridge News harus menghubungi Kedutaan Besar Amerika di London untuk mendapatkan beberapa berita besar dan kemudian menutup teleponnya," kata memo dari Direktur Badan Pusat Intelijen AS atau CIA James Angleton kepada Direktur Biro Penyelidik Federal AS atau FBI John Edgar Hoover.

Media Inggris, Cambridge News, Menerima Telepon Misterius Sebelum Penembakan Kennedy

Dokumen, salah satu dari banyak yang muncul dari rencana keterbukaan pembunuhan Kennedy, sejauh ini tidak menyebutkan senjata yang meletus. Dalang di balik penembakan menambah teori konspirasi seputar kematian Kennedy. Sebenarnya, memo itu pertama kali dirilis pada Juli 2017, namun tidak dilaporkan sampai seluruh dokumen itu dirilis Kamis.

“Setelah kabar kematian Presiden diterima, reporter tersebut memberi tahu polisi di Cambridge tentang panggilan tanpa nama tersebut. Polisi memberi tahu MI5. Hal penting saat telepon terjadi, menurut perhitungan MI5, sekitar 25 menit sebelum Presiden ditembak," sebut memo tertanggal 26 November 1963 tersebut.

Baca: Bos CIA Dalang Penggulingan John F. Kennedy dan Sukarno?

Memo itu juga menyebutkan wartawan Cambridge tidak pernah menerima telepon seperti ini sebelumnya, dan MI5 menyatakan reporter itu dikenal sebagai warga negara yang baik dan setia tanpa catatan keamanan. MI5 merujuk kepada badan kontra intelijen domestik Inggris Raya, yang juga bagian dari Badan Intelijen Keamanan Inggris atau MI6.

Nama reporter itu tidak disebutkan dalam memo, yang menambahkan MI5 telah menerima "panggilan telepon anonim serupa dengan sifat kebetulan yang aneh.” Namun, Cambridge News menyatakan dalam sebuah laporan, Jumat, 27 Oktober 2017, mereka juga tidak mengetahui nama reporter yang menerima telepon tersebut.

Cambridge News menyebutkan keberadaan memo ini pertama kali ditemukan pengacara, Michael Eddowes, yang mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk menyelidiki misteri seputar kematian Kennedy. Eddowes, yang meninggal pada 1992, mengatakan kepada Cambridge News pada 1981 bahwa dia yakin penelepon anonim itu agen Uni Soviet (sekarang Rusia) kelahiran Inggris bernama Albert Osborne.

Dua bulan sebelum pembunuhan Kennedy, Eddowes percaya Osborne, yang juga ternyata menggunakan nama John Howard Bowen, berteman dengan Lee Harvey Oswald, pria yang akhirnya dituduh telah membunuh Kennedy. Oswald belakangan juga tewas ditembak yang disebut-sebut pengusaha hiburan makam, Jack Ruby.

Teori Eddowes menyatakan telepon itu dibuat "karena Uni Soviet sangat berharap pembunuhan ini harus dilihat sebagai persekongkolan," menurut media tersebut. Tidak jelas mengapa Cambridge News dipilih secara khusus, atau mengapa panggilan itu ditujukan ke media lokal dan bukan yang nasional, yang mungkin menyebabkan pertanyaan lebih besar.

Reporter: Bobby Chandra
Redaktur: Bobby Chandra
KOMENTAR
500/500