ilustrasi Penjara, Foto: Pixabay

Ajarkan Salat Hadap ke Timur, Jenderal NII Divonis 10 Tahun Bui

Estimasi Baca:
Senin, 13 Nov 2017 23:05:10 WIB

Kriminologi.id - Seorang pria bernama Wawan Setiawan, orang yang mengaku sebagai Jenderal Negara Islam Indonesia, divonis 10 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Kabupaten Garut, Jawa Barat. Pria 52 tahun itu dihukum terkait kasus makar dan penodaan agama karena mengajarkan cara salat yang mengarah ke timur.

"Terdakwa telah terbukti secara sah melakukan makar dan penodaan agama, menjatuhkan pidana penjara selama 10 tahun," kata Ketua Majelis Hakim, Endratno Rajamai, saat pembacaan vonis kasus tersebut di Pengadilan Negeri Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin, 13 November 2017.

Baca: Miryam Divonis 5 Tahun Bui, Lebih Ringan dari Tuntutan Jaksa

Endratno mengatakan, terdakwa Wawan yang merupakan warga Desa Tegalgede, Kecamatan Pakenjeng, Garut, Jawa Barat itu dihukum sesuai dengan tuntuan jaksa penuntut umu. Dia dijerat Pasal 107 KUHP tentang makar.

Berdasarkan pertimbangan, menurut Endratno, hukuman yang dijatuhkan kepada Wawan sudah sesuai. Hukuman dijatuhkan pengadilan kepada terdakwa untuk memberikan efek jera. Majelis hakim menjatuhkan hukuman tersebut juga mempertimbangkan efek atau dampak yang ditimbulkan akibat perbuatan terdakwa. 

Baca: Pernah Bebas, Bupati Rokan Hulu Kembali Divonis 4,5 Tahun Bui

Adapun pertimbangan hakim yang memberatkan terdakwa, kata Endratmo, karena terdakwa pernah menjalani hukuman dengan kasus yang sama. 

"Ini sudah yang ketiga kalinya. Kasusnya juga sama, jadi hukuman yang diberikan sudah sesuai," katanya.

Persidanghan vonis terdakwa berlangsung kurang lebih 30 menit. Wawan menerima vonis hukuman yang dijatuhkan pengadilan kepadanya.

"Saya menerima Pak Hakim," kata Wawan menjawab pertanyaan hakim.

Baca: Pengadilan Vonis Mati Nenek Pembunuh Lansia di Jepang

Terkait ajarannya ihwal salat menghadap ke timur, Wawan yang juga mengaku sebagai Panglima Angkatan Darat NII itu mengatakan berlaku tak hanya untuk Salat Lima Waktu, tetapi juga Salat Jumat.

Saat ditanya ihwal alasannya, Wawan mengatakan mengikuti ajaran Rasul Sensen Komara yang juga sebagai Presiden NII. Kepada Wawan, Sensen memerintahkan untuk salat menghadap ke timur. 

Selain itu, mengenai pangkat yang disandangnya, Wawan mengaku diberikan pangkat tersebut oleh Sensen Komara. Pelantikannya, kata Wawan, dilakukan di Polres NII. Namun, Wawan tak menyebut letak persis lokasi Polres NII itu. TD

Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Achmad Sakirin
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500