Pengunggah Video Pasangan Diarak Bugil di Cikupa. Foto: Ist/Kriminologi.id

Arak Bugil Sejoli di Cikupa Tangerang, Ketua RT Divonis 5 Tahun Bui

Estimasi Baca:
Kamis, 12 Apr 2018 19:45:58 WIB

Kriminologi.id - Komarudin, Ketua RT yang merupakan pelaku utama persekusi sepasang kekasih di Cikupa, Tangerang diputus bersalah dan dijatuhi hukuman penjara selama 5 tahun. Komarudin dianggap bersalah melakukan provokasi yang menyebabkan sepasang kekasih berinisial R dan M diarak bugil oleh warga yang menuduhnya bermuat mesum. 

"Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana secara bersama-sama melakukan kekerasan yang mengakibatkan luka, bersalah karena melakukan tindak pidana tidak menyenangkan dan menyebarluaskan pornografi di muka umum dengan pidana penjara selama 5 tahun," kata ketua Majelis Hakim Muhammad Irfan membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis, 12 April 2018.

Vonis yang diterima Komarudin ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa yang menuntut hukuman 7 tahun penjara. Komarudin dijerat pasal berlapis yaitu Pasal 107 KUHP tentang pengeroyokan, Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan dan Pasal 29 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi.

Pertimbangan yang meringankan vonis tersebut adalah karena terdakwa merupakan tulang punggung keluarga. Namun demikian pertimbangan yang memberatkan terpidana adalah kedudukannya sebagai Ketua RT yang seharusnya melindungi warganya namun malah menjadi provokator aksi main hakim sendiri di lingkungannya.

Komarudin menjadi terpidana bersama Gunawan yang merupakan Ketua RW setempat. Gunawan dijatuhi vonis 1 tahun 6 bulan penjara. Sementara 4 orang warga yang menjadi terpidana dalam kasus persekusi ini yaitu Nuryadi, Iis Suparlan, Suhendang, dan Anwar Cahyadi masing-masing dijatuhi vonis 3 tahun penjara.

Persekusi Cikupa

Persekusi yang dilakukan keenam terpidana terhadap sepasang kekasih itu terjadi di Kampung Kadu, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten pada 11 November 2017.

Kasus ini mencuat setelah video yang menampilkan kedua kekasih itu dipersekusi dengan cara dipaksa bugil dan diarak keliling kampung itu tersebar viral di media sosial.

Polresta Tangerang yang mengusut kasus ini menemukan fakta bahwa kedua sejoli tersebut ternyata tidak berbuat mesum. Polisi lalu menetapkan 6 orang pelaku utama persekusi yang bermula dari provokasi Ketua RT itu sebagai tersangka.

Reporter: Reza Yunanto
Redaktur: Reza Yunanto
KOMENTAR
500/500