Asep Maftuh usai menjalani sidang. Foto: Arief Pratama/Kriminologi.id

Asep Penganiaya Ulama Persis Bandung hingga Tewas Divonis 7 Tahun Bui

Estimasi Baca:
Kamis, 23 Ags 2018 13:55:13 WIB

Kriminologi.id - Asep Maftuh (47) dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara. Ia adalah pelaku penganiayaan hingga menyebabkan tewasnya Ustaz Prawoto yang juga Kepala Operasi Brigade Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis).

"Menjatuhkan pidana, menyatakan Asep Maftuh terbukti bersalah meyakinkan penganiayaan, menjatuhkan dengan pidana penjara tujuh tahun penjara," kata Ketua Majelis Hakim Wasdi Permana membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Bandung, Kamis, 23 Agustus 2018.

Vonis tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut Asep dengan tuntutan 6,5 tahun penjara.

Dalam pertimbangan amar putusan, hakim Wasdi mengatakan Asep terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah sebagaimana diatur dalam pasal 351 ayat 3 Kitab Undang - Undang Hukum Pidana (KUHP).

Selain itu, selama persidangan sikap terdakwa melalui penasihat hukumnya yang menolak tuntutan Jaksa Penuntut Umum karena tidak sesuai visum sebagai bukti penganiayaan terhadap korban.

Akan tetapi, lanjut Wasdi, dari uraian fakta-fakta persidangan justru tidak menunjukan kesimpulan yang harus meringankan konsekuensi hukum bagi terdakwa.

"Hal itu wajar dan dapat dimengerti. Majelis menempatkan semua pada proporsinya untuk mengkaji. Dalam memilih dakwaan yang tepat, berdasarkan fakta fakta persidangan, majelis berpendapat sama dengan penuntut umum," katanya.

Selain itu, dugaan Asep mengalami gangguan jiwa juga tidak ditemukan selama persidangan.

Bahkan berdasarkan keterangan ahli kejiwaan, hasil pemeriksaan Asep menunjukan bahwa terdapat kesadaran dalam melakukan tindakan dan memahami dampak atas apa yang sudah dilakukan.

Wasdi menambahkan, selama persidangan juga tidak ada gelagat dari Asep yang menunjukkan memiliki gangguan jiwa, terlebih ia selalu memahami pertanyaan yang diberikan majelis hakim.

"Sehingga dapat disimpulkan, bahwa kesengajaan menimbulkan sakit kepada korban telah disadari dan dikehendaki dengan pipa besi, maka terbukti kesengajaan. Majelis berkesimpulan unsur dakwaan ke dua telah terpenuhi," katanya.

Penganiayaan terhadap Ustaz Prawoto terjadi pada 1 Februari 2018 silam. Asep yang bertetangga dengan Prawoto melakukan penganiayaan di depan rumah Prawoto di Kelurahan Cigondewah Kidul, Kota Bandung. 

Redaktur: Reza Yunanto
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500