Ilustrasi vonis hakim. Foto: pixabay.com

Atep, Pelaku Pencabulan WNA Australia Dihukum 10 Bulan Penjara

Estimasi Baca:
Selasa, 24 Apr 2018 18:26:26 WIB

Kriminologi.id - Atep Muslim (35), terdakwa kasus pencabulan terhadap Rebekah Elizabeth Folk warga Australia, dihukum 10 bulan penjara karena terbukti secara sah dan meyakinkan. Atep mencabuli korbannya di sebuah hotel saat korban dalam kondisi mabuk.

Ketua Majelis Hakim Made Purnami dalam sidang di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa, 24 April 2018, menilai Atep melanggar Pasal 290 Ayat 1 KUHP dalam dakwaan kedua. 

Vonis majelis hakim tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Putu Oka Surya Atmaja yang sebelumnya menuntut hukuman 18 bulan kurungan penjara.

"Terdakwa bersalah melakukan tindak pidana pencabulan, di mana seseorang yang dalam kondisi pingsan atau tidak berdaya," kata Made, Selasa 24 April 2018.

Mendengar vonis hakim tersebut, terdakwa menyatakan menerim, sementara jaksa menyatakan pikir-pikir atas putusan hakim itu.

Pencabulan yang dilakukan Atep berawal dari perkenalannya dengan korban Rebekah Elizabeth Folk warga Australia melalui situs online coachsurfing.com. Atep dalam percakapan itu bersedia mengantar korban selama berada di Bali.

Atep pada 21 Desember 2017, menjemput Rebekah di Jalan Pejeng Kaja, Gianyar dan mengantar korban berbelanja ke Pasar Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali, menggunakan sepeda motor untuk membeli kebaya dan kain.

Setelah perkenalan itu, Atep kemudian mengajak korban untuk menghadiri undangan pesta dari rekannya. Korban kemudian mengiyakan ajakan terdakwa melakukan pesta di Sky Garden, Kuta, Bali.

Terdakwa yang mengaku kelelahan saat di perjalan dari Gianyar ke Kuta lalu memesan kamar hotel di Legian Kuta dengan fasilitas dua tempat tidur. Usai merayakan pesta di Sky Garden pada Pukul 00.30 Wita, karena sudah mabuk berat korban dan terdakwa kembali ke hotel. 

Sesaat korban tidak berdaya, terdakwa mencoba melakukan aksi bejatnya. Namun, korban yang masih setengah sadar memberontak dan berteriak. Terdakwa sempat membekap mulut korban dan sempat terjadi perlawanan dari korban. Akhirnya korban melepaskan diri kabur dari kamar hotel dan meminta tolong kepada Komang Adi Nova, petugas hotel. Korban kemudian meminta mengantar korban ke kantor polisi.

Redaktur: Achmad Sakirin
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500