Bandar Sabu Divonis 5 Tahun, Lebih Rendah dari Tuntutan 7 Tahun

Estimasi Baca :

Sabu-sabu. Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Sabu-sabu. Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id
Geritz Tomatala, terdakwa bandar narkoba golongan satu jenis sabu-sabu divonis lima tahun penjara. Putusan tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa peneuntut umum (JPU) tujuh tahun penjara.

Kriminologi.id - Terdakwa bandar narkoba golongan satu jenis sabu-sabu, Geritz Tomatala divonis lima tahun penjara. Putusan yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Ambon itu, lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU).

"Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan Obat-obat Terlarang," kata Ketua Majelis Hakim, Pasti Tarigan didampingi Lucky Rombot Kalalo dan Hery Setyobudi selaku hakim anggota di Ambon, Maluku, Rabu, 4 April 2018.

Terdakwa juga dihukum membayar denda senilai Rp1 miliar subsider tiga bulan kurungan.

Yang memberatkan terdakwa dijatuhi hukuman penjara karena tidak membantu program pemerintah dalam memberantas narkotika dan obat-obat terlarang. Sedangkan yang meringankan adalah terdakwa berlaku sopan dan belum pernah dihukum.

Putusan majelis hakim masih lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Awaluddin. Sebelumnya, JPU meminta terdakwa dinyatakan bersalah dan divonis tujuh tahun penjara serta denda Rp1 miliar.

Atas putusan tersebut, baik JPU maupaun terdakwa melalui penasihat hukumnya Abdulbasir Rumagia menyatakan pikir-pikir.

Gerits Tomatala adalah salah satu bandar narkoba yang diincar pihak BNN bersama Ditresnarkoba Polda Maluku sejak tahun 2016. Da masuk target operasi polisi karena yang bersangkutan cukup lihai gonta-ganti nomor telepon genggam dan pindah-pindah lokasi.

Terdakwa ditangkap pada 23 Oktober 2017 lalu di salah satu hotel kawasan Desa Suli, Kecamatan Sirimau (Kota Ambon), Kabupaten Maluku Tengah setelah dua tahun dicari polisi karena statusnya sebagai bandar besar.

Dua hari setelah terdakwa diringkus, polisi melakukan pengembangan pemeriksaan dan membongkar jaringan pengedar narkoba di bawah komando Gerits masing-masing Dian Nikijuluw, Cornelis Kainama dan Dino Kainama.

Tiga pelaku ini masih menjalani proses persidangan di PN Ambon dalam berkas terpisah.

Barang bukti yang didapatkan dari tangan ketiga pelaku adalah 45 paket sabu-sabu yang rencananya akan diantarkan kepada para pemesan, sebuah brankas kecil, alat timbangan, kartu ATM, HP, buku tabungan, satu unit mobil dan tiga unit sepeda motor yang digunakan untuk beroperasi. DM

Baca Selengkapnya

Home Investigasi Vonis Bandar Sabu Divonis 5 Tahun, Lebih Rendah dari Tuntutan 7 Tahun

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu