Ilustrasi vonis hakim, Foto: Istimewa

Bunuh Pembantu, Desainer Ternama dan Suaminya Dihukum Seumur Hidup

Estimasi Baca:
Rabu, 27 Jun 2018 13:45:37 WIB

Kriminologi.id - Desainer ternama di London, Sabrina Kouider (35) dan suaminya Ouissem Medouni (40) dijatuhi hukuman seumur hidup karena membunuh pembantunya dengan sadis.  

Pasangan suami istri yang membakar pengasuh anaknya dijatuhi hukuman seumur hidup dalam sidang di Pengadilan Pidana Pusat London, Selasa, 26 Juni 2018. Pembunuhan itu dilakukan karena tudingan sang pembantu berhubungan dengan mantan kekasih sang desainer. 

Adalah Sophie Lionnet (21), pengasuh yang berasal dari Troyes, Prancis yang menjadi korban kekejaman pasangan suami- istri tersebut. Ia dibunuh dengan cara keji.

Lionnet mendapatkan tindak kekerasan dari sang majikan yakni dengan memasukkan kepala ke dalam bak berisi air di kamar mandi, dipukul menggunakan kabel listrik dan banyak lagi catatan kekerasan yang menimpanya.  

Setelah tak bernyawa, Kouider dan Medouni membakarnya dengan melemparkan jasad Lionnet ke tumpukan bara api yang menyala. 

Hakim Nicholas Hilliard mengatakan pasangan itu bersalah karena kekejaman yang mengerikan. "Penderitaan dan siksaan yang Anda lewati sebelum kematiannya berkepanjangan dan tanpa belas kasihan," kata hakim, seperti dilansir dailymail.co.uk.

Kouider yang berprofesi sebagai perancang busana itu merupakan mantan pacar Mark Walton, pendiri boyband Inggris, Boyzone. Jaksa yang menangani perkara itu mengatakan, pasangan itu menuding Lionnet menjalin hubungan dengan Walton. Namun, tudingan itu telah dinyatakan tidak benar. 

Dilansir Foxnews.com, hakim mengatakan pasangan itu membiarkan Lionnet kelaparan, memukulinya dengan kabel listrik dan menyiksanya dengan menenggelam kepalanya di bak kamar mandi.

Setelah Lionnet tewas, mereka melemparkan tubuhnya ke api unggun di halaman rumah saat mereka membakar ayam di dekatnya. Kouider dan Medouni disebutkan berulang kali memukul dan menginterogasi Lionnet dalam upaya untuk membuat gadis itu mengakui hubungannya dengan Walton.

Ketika tetangga menelepon petugas pemadam kebakaran karena asap berbau menyengat, Medouni mengklaim bau tak sedap itu berasal dari sisa-sisa hangus dari seekor domba. 

Walton, yang sekarang menjadi produser musik di Los Angeles, mengatakan di pengadilan pada Maret lalu bahwa hubungan dua tahunnya dengan Kouider adalah "hubungan yang paling bergejolak yang pernah saya alami."

Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500