Dok. Bupati Jombang Nyono Suharli di depan pendopo Kabupaten. Foto: Antara

Bupati Jombang Divonis 3,5 Tahun Bui, Terbukti Terima Suap Rp 275 Juta

Estimasi Baca:
Selasa, 4 Sep 2018 21:30:54 WIB

Kriminologi.id - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Unggul Warso Mukti menjatuhi vonis 3 tahun 6 bulan penjara kepada Bupati Jombang Nonaktif Nyono Suharli. Ia terbukti menerima suap Rp 275 juta.

"Mengadili terdakwa Nyono Suharli Wihandoko dengan pidana 3 tahun 6 bulan," kata ketua majelis Unggul Warso dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Surabaya, Selasa, 4 September 2018.

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa yang menuntut dengan hukuman 8 tahun penjara. 

Majelis hakim juga menjatuhi hukuman denda Rp 200 juta subsider 2 bulan serta pencabutan hak politik selama tiga tahun kepada Nyono.

Usai sidang, Jaksa KPK Wawan Yunarwanto memastikan akan mengajukan banding karena keberatan dengan jumlah vonis yang ringan dari tuntutannya.

"Kami dari jaksa penuntut KPK memutuskan banding," ucap Wawan.

Wawan menuturkan, pengajuan banding karena pertimbangan sejak dimulainya sidang putusan hari ini mengakomodasi seluruh fakta dalam dakwaan pertama primair, yakni pasal pasal 12 huruf a Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Namun anehnya, yang diambil oleh majelis hakim justru dakwaan kedua sekunder, yakni pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999. Padahal, pihaknya sudah mendatangkan beberapa pendapat ahli.

"Mereka menyampaikan bahwa 'meeting of mind' (kesamaan niat) yang dimaksudkan dalam pasal 12 a tidak harus ada perbuatan dari pelaku (terdakwa). Tapi cukup diketahui tujuan bahwa diberikannya uang itu cukup untuk didakwakan dengan pasal itu," kata Wawan.

Sementara itu Tim Penasihat Hukum Nyono yaitu Soesilo Ariwibowo mengatakan pikir-pikir. Ia setuju dengan pasal 11 yang dikenakan oleh majelis hakim kepada terdakwa.

"Karena sikap yang diambil Nyono pasif sebagaimana sesuai dengan pasal 11," ujar Soesilo.

Kasus suap yang menjerat Nyono terungkap pada Februari 2018. Nyono ditangkap KPK di Solo, Jawa Tengah, usai menerima uang suap dari Inna sebagai tanda terima kasih atas jabatan Kepala Dinkes Jombang definitif.

Dari total uang suap Rp 275 juta yang diterima Nyono dari Inna, KPK hanya berhasil mengamankan Rp 25 juta dan 9.500 dolar AS.

Penulis: Yenny Hardiyanti
Redaktur: Reza Yunanto
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500