Ilustrasi vonis hakim, Foto: Pixabay

Diklat Maut UII Tewaskan 3 Mahasiswa, Ini Vonis Hakim Untuk Pelakunya

Estimasi Baca:
Jumat, 29 Sep 2017 10:42:40 WIB

Kriminologi.id - Dua terdakwa pelaku penganiayaan berujung kematian terhadap anggota Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Universitas Islam Indonesia (UII) divonis berbeda. Terdakwa M. Wahyudi divonis 5 tahun 6 bulan penjara, sedangkan terdakwa Angga Septiawan divonis 6 tahun penjara.

Dilansir Antara, sidang berlangsung di Pengadilan Negeri Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis 28 September 2017.

Baca: Korupsi Alquran, Fahd El-Fouz Divonis 4 Tahun Bui

Ketua Majelis Hakim Mujiono dalam putusannya menyatakan, kedua terdakwa telah terbukti secara sah melakukan penganiayaan bersama-sama terhadap peserta Diklat Mapala UII pada Januari 2017 lalu yang menyebabkan tiga peserta meninggal dunia.

Mujiono mengatakan, vonis yang dijatuhkan kepada dua terdakwa sudah melalui pertimbangan dari 42 saksi yang dimintai keterangan di pengadilan, termasuk para saksi ahli.

Hasil visum korban yang menyatakan bahwa ketiga peserta Diklat Mapala UII meninggal karena ada luka luar dan luka dalam akibat terkena benda tumpul juga menjadi pertimbangan vonis hakim.

Vonis majelis hakim telah sesuai dengan dakwaan jaksa penuntut umum yang mendakwa tersangka dengan pasal 351 ayat 1 dan 3 juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP tentang tindakan kekerasan atau penganiayaan bersama-sama yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.

Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa yang menuntut terdakwa divonis 8 tahun penjara.

Baca: Ridho Rhoma Divonis 10 Bulan, Wajib Jalani Rehabilitasi

Atas putusan majelis hakim, kedua terdakwa melalui penasihat hukumnya Prima Apriananingtyas menyatakan pikir-pikir. Jaksa Penuntut Umum Winarno juga menyatakan pikir-pikir.

Kasus penganiayaan berujung kematian ini bermula saat Mapala UII menggelar Diklat bagi calon anggota baru di Gunung Lawu, Tawangmangu, Jawa Tengah pada 14-22 Januari 2017. Tiga orang peserta kegiatan itu yakni Muhammad Fadhli, Syaits Asyam, dan Ilham Nurfadmi Listia Adi meninggal usai mengikuti kegiatan tersebut.  RZ

Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500