Tio Pakusadewo memberikan keterangan di depan awak media saat rilis di Polres Jakarta Selatan (22/12/2017). Foto: Ist/Kriminologi.id

Divonis 9 Bulan Penjara, Tio Pakusadewo Wajib Rehabilitasi

Estimasi Baca:
Selasa, 24 Jul 2018 17:00:41 WIB

Kriminologi.id - Artis Tio Pakusadewo mendapat vonis 9 bulan penjara atas kasus kepemilikan narkoba yang menjeratnya. Ia juga diwajibkan menjalani rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur, Jakarta Timur.

"Menyatakan terdakwa Irwan Susetyo telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana untuk dirinya sendiri. Karena itu (dijatuhi vonis) penjara sembilan bulan," kata ketua majelis hakim Asiadi saat membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa, 24 Juli 2018.

Selain menjatuhi pidana penjara selama 9 bulan, majelis hakim juga memerintahkan jaksa penuntut umum mengeluarkan aktor kawakan itu keluar dari rumah tahanan untuk menjalani perawatan rehabilitasi ketergantungan narkoba.

"Memerintahkan penuntut umum untuk segera mengeluarkan terdakwa dari rumah tahanan negara sejak putusan ini diucapkan agar terdakwa dapat menjalani perawatan rehabilitasi medis di RSKO Cibubur selama enam bulan," imbuh hakim Asiadi.

Vonis ini jauh lebih ringan dari tuntutan Jaksa yang menuntut Tio dijatuhi hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar. Jaksa mendasarkan tuntutan tersebut berdasarkan Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Atas vonis ringan itu, Tio Pakusadewo dan kuasa hukum menyatakan menerima putusan majelis hakim dan tidak akan mengajukan banding.

"Vonis pengadilan sesuai dengan ekspektasi. Kami tidak mengajukan banding," kata kuasa hukum Tio, Aris Marasabessy.

Sementara Jaksa menyatakan pikir-pikir atas vonis yang sangat jauh dari tuntutan yang diajukan.

Kasus narkoba yang menjerat pria pemilik nama asli Irwan Susetio Pakusadewo itu bermula ketika ia ditangkap petugas kepolisian di rumahnya di kawasan Ampera, Ragunan, Jakarta Selatan pada Selasa, 19 Desember 2017. 

Saat ditangkap, Tio mengaku baru saja usai mengonsumsi sabu-sabu seberat 0,6 gram. Pemeran film Surat dari Praha itu mengaku mendapat pasokan serbuk terlarang dari seorang berinisial V.

Pria yang pernah menyabet gelar aktor terbaik dan peraih Piala Citra tahun 1991 itu mengaku membeli sabu dari V sebanyak 4 paket dengan harga Rp 1,3 juta untuk 1 gramnya

Redaktur: Reza Yunanto
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500