Dua Pelajar SMK Pembunuh Sopir Taksi Online Divonis Berbeda

Estimasi Baca :

Ilustrasi vonis hakim, Foto: Istimewa - Kriminologi.id
Ilustrasi vonis hakim, Foto: Istimewa

Kriminologi.id - Dua pelajar SMKN 5 Semarang berinisial Ibr dan Dir yang merupakan pelaku pembunuhan sopir taksi online Deny Setiawan di Semarang, Jawa Tengah divonis bersalah dengan hukuman penjara masing-masing selama 10 dan 9 tahun. Hukuman untuk kedua pelaku yang masih di bawah umur itu sama dengan tuntutan yang diberikan jaksa penuntut umum. 

"Terdakwa secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 339 KUHP tentang pembunuhan," kata hakim Sigit Harianto saat membacakan vonis di Pengadilan Negeri Semarang, Jawa Tengah, Selasa, 27 Februari 2018

Baca: Pembunuhan Sopir Taksi Online, Dua Pelajar SMK di Semarang Ditangkap

Dalam pertimbangan putusan yang dijatuhkan, hakim Sigit Harianto menyatakan kedua terdakwa telah terbukti melakukan perencanaan pembunuhan yang disertai dengan pencurian itu.  Perbuatan tersebut juga dilakukan oleh kedua terdakwa dengan sengaja.

Pembunuhan yang dilakukan dua terdakwa yang masih duduk di bangku SMA itu bermula dari ajakan Ibr kepada Dir untuk mencari uang untuk membayar iuran sekolah sebesar Rp 510 ribu yang sudah tiga bulan belum dibayarkan.

Terdakwa Ibr mengajak Dir untuk merencanakan tindak pidana tersebut yang sudah direncanakan sebelumnya. Keduanya sengaja memilih taksi daring sebagai korbannya karena mudah dieksekusi. Perencanaan yang dilakukan terdakwa, antara lain terdakwa Ibr menyiapkan pisau sepanjang 40 centimeter sebelum beraksi.

Kedua terdakwa pun juga telah menyiapkan posisi duduknya di dalam mobil untuk memudahkan menjalankan rencana jahatnya.

Baca: Warga Kaget Mobil Korban Pembunuhan Terparkir di Depan Rumah

"Terdakwa Dir sengaja duduk di sebelah kiri korban, sedangkan Ibr duduk di kursi tengah mobil, di belakang korban. Terdakwa Dir berperan mengajak korban mengobrol, sedangkan Ibr pelaku yang menghunuskan pisau ke leher korban," lanjut hakim.

Untuk memuluskan aksinya, kedua terdakwa juga sengaja membayar ongkos taksi Rp 22 ribu, kurang dari yang seharusnya dengan maksud berpura-pura mengajak korban mencari rumah bibinya dengan alasan meminta tambahan biaya ongkos taksi sebesar Rp 44 ribu.

Baca: Sopir Taksi Online Cabuli Penumpang Wanita, Ditembak Saat Kabur

Korban Deny Setiawan dibunuh di Jalan Cendana Selatan IV, Tembalang, Kota Semarang. Dua telepon seluler dan mobil milik korban dibawa kabur oleh pelaku. Kedua terdakwa berencana menjual mobil jika situasi dirasa sudah aman, namun aksi jahatnya keburu ketahuan.

Atas putusan tersebut, baik terdakwa maupun penuntut umum sama-sama menyatakan pikir-pikir. Kedua terdakwa yang masih di bawah umur itu pun akan menjalani penahanan di Lembaga Pemasyarakatan Anak Kutoarjo, Kabupaten Purworejo. 

Baca Selengkapnya

Home Investigasi Vonis Dua Pelajar SMK Pembunuh Sopir Taksi Online Divonis Berbeda

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan tulis komentar kamu